Longsor Kembali Hantam Malalak, Jalur SIMAKA Ditutup

Malalak, kaba12.com — Dampak hujan lebat yang melanda wilayah Malalak sejak Kamis,(14/5) siang, kembali memicu longsor di dua lokasi, menyebaban ruas jalan lintas Sumatera jalur Sicincin-Malalak-Balingka (SIMAKA) kembali terputus.

Informasi yang dihimpun kaba12.com dari Kapten.Inf.Army Parulian Nasution, Danramil 09/ IV Koto Kodim 0304/ Agam yang memonitor lokasi kejadian Kamis malam, menyebutkan, longsor yang menghantam 2 lokasi di ruas jalan SIMAKA.

Dijelaskan Kapten.Inf.Army Parulian Nasution, dua titik longsor masing-masing di Batu Apik, Malalak Utara dengan volume yang cukup besar sehingga tidak bisa dilewati, lokasi ini merupakan kawasan yang sebelumnya juga dilanda longsor, dengan volume yang cukup besar, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Sementara di lokasi kedua longsor terjadi jorong Toboh Tangah, Nagari Malalak Timur, kecamatan Malalak, namun masih bisa dilalui kendaraan.

Disebutkan Danramil 09/IV Koto, personilnya Sertu.Zainil bersama camat Malalak Ricky Eka Putra, yang berada di lokasi kejadian, masih kesulitan untuk memantau langsung kondisi longsor dari dekat, karena di wilayah itu masih turun hujan lebat, sehingga rawan untuk didekati.

“ Besok, kita langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengambil langkah-langkah penanganan di lapangan, “ sebut Kapten.Inf.Army Parulian Nasution lagi.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com dari camat Malalak Ricky Eka Putra di lokasi kejadian, menyebutkan, longsor diduga terpicu kembali akibat curah hujan yang sangat tinggi sejak Kamis siang, sehingga membuat lokasi yang sebelumnya labil karena tergerus longsor, kembali terbam.

Disebutkan, menyikapi kondisi itu, pihaknya bersama unsur terkait sudah berkoordinasi dan ruas jalan SIMAKA, untuk sementara kembali ditutup, “ kita sudah informasikan, dan jalur jalan ditutup untuk sementara di dua titik, masing-masing di Simpang Balingka dan Malalak, “ ulas Ricky Eka Putra.

Sementara upaya penanganan akan diupayakan Jumat besok, karena malam ini, pihaknya masih sulit menembus lokasi kejadian karena masih rawan dan hujan lebat masih melanda wilayah Malalak.

HARMEN

0Shares