Palembayan, kaba12 — Sekitar 300 KK di Jorong Data, Nagari Data Palembayan, Kecamatan Palembayan, dua hari terakhir terisolasi akibat hantaman longsor yang menutup akses menuju kawasan tersebut, sejak Kamis kemarin.
Hingga Jumat ini, masyarakat masih terkepung di wilayah tersebut, dan tidak berbuat banyak, karena dampak longsor dengan debit yang sangat besar, sama sekali tidak bisa dilewati.
Bahkan, warga setempat, sudah kehabisan stok bahan pangan untuk dikonsumsi, dan mengharapkan bantuan dari berbagai pihak terutama pemerintah. Pasalnya, di wilayah lain, untuk meminta bantuan baik di Matur, Palembayan maupun di Maninjau, juga terdampak bencana.

Kondisi di Data, Palembayan yang merupakan salah satu daerah pelosok dan terisolir di Kabupaten Agam itu, mulai memprihatinkan, pasalnya stok bahan pangan, dan kebutuhan dasar lain sudah habis, sementara untuk keluar dariyah itu tidak bisa.
Informasi yang diperoleh kaba12 dari Takdir, Walijorong Data Munti,Palembayan, Jumat, (28/11), saat ini wilayah Data Palembayan, terisolasi dan tidak bisa diakses,karena dampak longsor yang menutupi perkampungan di 3 jorong.

Longsor yang terjadi di 8 titik, membutuhkan dukungan alat berat untuk proses pembersihan, karena dengan tenaga masyarakat dan sudah dilakukan bersama, tidak memberi hasil maksimal, karena ruas yang diperbaiki kembali ditimbun longsor.
“Kami sangat mengharapkan bantuan untuk warga kami. Setidaknya ada 300 KK di tiga jorong yang kini terjebak tidak bisa keluar, termasuk yang mulai sakit,kami mohon bantuan, “sebut Takdir dengan nada lemah.

Informasi yang diperoleh kaba12, dalam bencana yang memutuskan akses masuk ke wilayah Data, diperparah dengan sulitnya masuk ke wilayah Matur dan Tanjung Raya, akibat longsor yang menutup akses tranportasi, sementara untuk menjangkau Nagari Data, Palembayan, hanya bisa melewati Matur dan Palembayan.
(HARMEN)
