Lubukbasung, kaba12.com — Pengelola waterboom Loebas Wisata Lubukbasung Uzi Fikri Yasin, serahkan 7 ekor kura-kura kaki gajah yang merupakan hewan langkah pada tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Cabang Kabupaten Agam di objek wisata itu, Kamis,(9/4).
Penyerahan hewan langka itu, sebagai wujud kepedulian pengelola objek wisata tersebut, diterima personil BKSDA Cabang Agam Ade Putra dan Hengky untuk dilepasliarkan ke habitatnya di suaka marga satwa Rimbo Malampah, Pasaman.
Menurut Uzi Fikri Yasin didampingi Defliandi, penyerahan 7 ekor kura-kura kaki gajah yang diperolehnya dari masyarakat itu pada tim BKSDA Agam, sebagai bentuk kepedulian pada hewan-hewan langka yang saat ini harus mendapat perlindungan dari berbagai pihak.

“ Kami berharap, hewan langka ini, bisa hidup di habitatnya dengan aman, “ungkap Uzi.
Sementara menurut Ade Putra, tim BKSDA Cabang Kabupaten Agam, kepedulian dan perhatian masyarakat akan keberadaan hewan-hewan langka tersebut sangat diharapkan, karena keberadaan hewan-hewan langka yang harus dilindungi itu, kebanyakan banyak yang berpotensi punah, sehingga harus dilakukan perlindungan dan pengawasan ekstra.
“ Kami sangat berterimakasih, atas perhatian dan peran aktif pengelola Loebas Wisata yang sudah melaporkan dan menyerahkan 7 ekor kura-kura kaki gajah untuk dilepasliarkan ke habitatnya di suaka marga satwa di Rimbo Malampah, kabupaten Pasaman, “sebut Ade Putra.
Diharapkan Ade Putra, masyarakat juga bisa melakukan hal serupa, karena banyak hewan lain yanag nyaris punah, karena habitatnya semakin tergusur, serta banyak yang hanya mencari keuntungan pribadi dengan memperjualbelikan hewan-hewan langka yang dilindungi undang-undang itu.
HARMEN
