LKAAM Agam Siaga Covid19 “Anak Surang Kamanakan Basamo”

Lubukbasung, kaba12.com — Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) kabupaten Agam himbau kalangan ninik mamak berperan optimal dalam upaya antisipasi penyebaran virus corona di tengah masyarakat. Dukungan dan peran aktif ninik mamak jadi penentu dalam memaksimalkan upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona ditengah masyarakat.

Himbauan itu disampaikan ketua LKAAM Agam Y.A.Dt.Maleka Nan Tinggi, dalam upaya bersama seluruh elemen yang ada untik berperan dalam mengantisipasi dampak percepatan penanganan penyebaran covid19 di kabupaten Agam.

Di kabupaten Agam, seluruh lembaga yang ada, sepakat untuk mendeklarasikan perlawanan terhadap penyebaran virus corona berbasis nagari, dimana peran ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai dan parik paga nagari sangat diandalkan dalam melakukan berbagai sosialisasi dan langkah antisipasi lapangan untuk memutus rantai penyebaran covid19.

Bahkan, di beberapa nagari, justru bersepakat untuk melakukan antisipasi penyebaran virus corona dan dampaknya berbasis kaum, “ peran ninik mamak sangat ditonjolkan pengawasan, menjaga dan mengamankan anak-kemenakannya dari potensi penyebaran covid19,langkah seperti ini harus dicanangkan di seluruh nagari di kabupaten Agam, “ tegas Y.A.Dt.Maleka Nan Tinggi.

Bahkan, dalam edaran sosialsiasi yang dikeluarkan LKAAM Agam ditegaskan : “ anak surang, kamanakan basamo, – tatungkuik samo makan tanah, tatilantang samo makan angin,” sebagai konsekuensi dalam menghadapi pandemic mematikan itu bersama-sama seluruh elemen masyarakat.

Ketua LKAAM Agam itu, menghimbau seluruh untuk berperan maksimal dalam menjaga anak kemenakan dan masyarkaat untuk agar terhindar dari pandemic mengerikan itu, “ kami himbau ninik mamak nan gadang basa batuah, untuak samo-samo mamaliharo anak-kamanakan kito supayo indak manjadi korban dari virus corona ko, “ ulasnya.

Bahkan secara khusus Y.A.Dt.Maleka Nan Tinggi menegaskan para ninik mamak untuk memantau dan mengawasi anak-kemenakan terutama kondisi ekonomi mereka di rumah, termasuk menghimbau para perantau untuk bersabar dan menunda rencana pulang kampung,” pastikan indak ado kamanakan nan indak makan. Himbau kapado kamanakan nan sadang di rantau, untuak manundang pulang kini ko, “ ulasnya dengan logat khasnya yang kental.

Himbauan dan harapan itu, disebutkan Y.A.Dt.Maleka nan Tinggi, diharapkan bisa diteruskan sampai ke seluruh kalangan ninik mamak, karena saat ini, peran ninik mamak sangat diandalkan oleh anak kemanakan, termasuk oleh seluruh elemen pemerintah untuk saling menjaga, mengawasi dan memantau seluruh masyarakat untuk mentaati himbauan dan instruksi yang disampaikan pemerintah, “ agar kita semua bisa selamat,” sebut ketua LKAAM Agam itu lagi.

HARMEN

0Shares