Lubuk Basung, KABA12.com —- Selama lima hari pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2018 dari 26 hingga 30 April, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Agam telah melakukan penindakan berupa tilang sebanyak 237 berkas.
“Sampai hari kelima pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2018 ini, kita telah melakukan penindakan berupa tilang sebanyak 237 berkas bagi para pelanggar, dan untuk kecelakaan lalu lintas nihil,”kata Kasat Lantas Polres Agam, AKP Syafrizal Nanin diruang kerjanya, Senin (30/04).
Kasat Lantas Polres Agam, AKP Syafrizal Nanin menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan pengendara yaitu tidak menggunakan helm SNI, tidak memiliki SIM dan STNK dan pelanggaran lebih didominasi oleh pengendara dibawah umur.
“Selain mengeluarkan tilang bagi para pelanggar, kita juga telah mengamankan sebanyak 20 unit kendaraan roda dua karena tidak memiliki Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Kendaraan tersebut bisa diambil pemiliknya jika sudah selasai sidang di Pengadilan Negeri Lubuk Basung,”tegasnya.
Ia menambahkan, dalam Operasi Patuh Singgalang 2018 yang digelar dari 26 April hingga 9 Mei mendatang, Polres Agam mengerahkan sebanyak 35 personil dengan target 420 lembar tilang.
“Tujuan dari Operasi Patuh Singgalang ini adalah untuk mengurangi angka kecelakaaan lalu lintas di Kabupaten Agam. Kita akan melakukan upaya pencegahan sebanyak 25 persen, teguran 25 persen dan penindakan 50 persen,”katanya.
Sementara itu, untuk sasaran dari operasi ini adalah pengendara yang tidak menggunakan Helm SNI, menggunakan handphone saat berkendara, pengendara melawan arus, pengendara dibawah umur, berboncengan lebih dari satu, pengendara menggunakan narkoba atau dalam keadaan mabuk dan berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.
“Dengan adanya operasi ini, hendaknya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pentingnya keselamatan dalam berkendara dan juga dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Saya menghimbau masyarakat agar tertib berlalu lintas dan patuhi aturan lalu lintas. Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan Demi Kemanusiaan,”ujarnya.
(Ardi)
