Lebih Setahun Dikubur, Mayat Tanpa Identitas Akhirnya Diketahui

Lubukbasung, kaba12.com — Setelah lebih dikuburkan di kompleks pemakaman umum Pemkab.Agam di Sungai Jariang, Lubukbasung, akhirnya mayat tanpa identitas yang dikubur tanggal 12 September 2018 lalu akhirnya diketahui Selasa,(29/10).

Mayat tanpa identitas yang tenggelam di Durian Kapeh Kecamatan Tanjung Mutiara yang ditemukan mengapung di Bendungan Durian Kapeh Sungai Sirah, nagari persiapan Durian Kapeh Darussalam, Tanjung Mutiara tanggal 12 September 2018, ditemukan keluarganya.

Identitas mayat diketahui bernama Syariah, warga Tiku yang akhirnya bisa ditemukan anak-anaknya setelah dimakamkan.

Syariah diinformasikan hanyut dan hilang bahkan keluarga sudah melakukan serangkaian pencarian. Selasa,(29/10) keluarganya mendatangi TPU Sungai Jariang untuk berziarah.

Hal itu dibenarkan kepala dinas sosial Agam Rahmi Artati, melalui Arfi Yunanda Kabid. Jamkesmas Dinsos Agam didampingi Kasi.Perlindungan dan Jaminan Sosial Yusrizal, mengaku bersyukur ditemukannya keluarga Syariah tersebut.

Dijelaskan Arfi Yunanda, informasi awal terkuaknya identitas mayat yang ditemukan tewas mengapung di Batang Tiku itu, berawal setelah anak korban yang bernama Adi, yang merantau di Karawang Jawa Barat, sering bermimpi bertemu dengan ibunya.

Dalam mimpinya orang tuanya membelakanginya, setelah itu anak korban langsung menghubungi keluarga dan kerabat di kampung.

Dijelaskan, salah seorang kerabatnya Edison Efendi menyarankan supaya dia pulang kampung dan menelusuri kembali keberadaan orang tuanya.

Setelah diadakan musyawarah keluarga, bersama kakak korban Abu Zanar dengan difasilitasi Edison Efendi yang merupakan kawan Adi anak korban membantu mencari informasi ke Dinas Sosial dan BPBD Agam, salah seorang satgas BPBD yang juga ikut proses evakuasi korban saat ditemukan menyatakan bahwa korban adalah seorang wanita wajah sulit dikenali karena sudah hancur dan tidak berbusana.

Ditambahkan Arfi Yunanda, mendengar pernyataan tersebut, keluarga meyakini itu orang tua Adi dan kakak dari Abu zanar.

Akhirnya, didampingi Kepala Seksi Perlindungan dan Jaminan Sosial, Yusrizal, keluarga diantar ke TPU Kampuang Baru Jorong Sungai Jariang Nagari Persiapan Sungai Jariang.

” Alhamdulillah, keluarga korban berhasil ditemukan dan anak dan kerabatnya langsung ziarah ke makam Syariah di TPU Sungai Jariang,” jelas Arfi Yunanda.

Sementara menurut Kadinsos Agam Rahmi Artati yang baru dilantik, Senin,(28/10) kemarin, mengaku bersyukur atas ditemukannya identitas dan keluarga korban yang hanyut di Tiku tersebut.

Dijelaskan, salah satu tugas Dinas Sosial selain menyelenggarakan mayat terlantar juga tetap berusaha mencari keluarganya melalui pilar pilar Kesejahteraan Sosial,” Alhamdulillah, kita sangat bersyukur,” sebut Rahmi Artati lagi.

(Jaswit)

0Shares