Lubukbasung, kaba12.com — Lagi 1 warga Lubukbasung, kabupaten Agam dinyatakan meninggal akibat keganasan virus corona Senin,(19/10) kemarin. Jenazah warga Lubukbasung yang sebelumya menjalani perawatan intensif di RSAM Bukittinggi itu, dikebumikan dengan protokol covid-19.
Sementara, penambahan jumlah warga yang terpapar covid-19 masih terus meninggi, seperti halnya Selasa,(20/10) ini, tercatat sebanyak 21 kasus terkonfirmasi baru, sehingga total warga Agam yang terkonfirmasi covid-19 mencapai 971 orang.
Data yang diperoleh kaba12.com menyebutkan, penambahan 21 kasus baru itu masing-masing berasal dari Kecamatan Lubukbasung 1 orang, dari Kecamatan Palembayan 6 orang, dari Kecamatan IV Koto 1 orang, dari Kecamatan Banuhampu 2 orang, dari Kecamatan Sungai Pua 1 orang, dari Kecamatan Candung 2 orang, dari Kecamatan IV Angkek 1 orang, dari Kecamatan Baso 1 orang, dari Kecamatan Kamang Magek 2 orang dan dari Kecamatan Tilatang Kamang 4 orang.
Sementara data warga yang sembuh dari covid-19 hari ini sebanyak 8 orang, masing-masing berasal dari Kecamatan Tanjung Raya 1 orang, dari Kecamatan Matur 1 orang, dari Kecamatan IV Angkek 2 orang dan dari Kecamatan Tilatang Kamang 4 orang.
Menurut jurubicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam Khasman Zaini, data yang dilansir dari Dinkes Agam, 1 warga Lubukbasung dinyatakan meninggal akibat covid-19, sehingga jumlah warga Agam yang meninggal akibat keganasan virus corona itu sudah mencapai 13 orang.
“Kita ikut berduka. Namun kami imbau warga Agam untuk selalu mentaati protokol kesehatan, selalu pakai masker, jaga jarak aman dan selalu rajin cuci tangan dengan sabun. Ini langkah antisipasi penyebaran covid-19, “tegasnya.
Dari penambahan tercatat, saat ini total warga terkonfirmasi covid-19 di Agam sudah mencapai 971 orang, 359 orang diantaranya masih menjalani perawatan dan isolasi, yakni 25 orang dirawat di beberapa rumah sakit, 27 orang dikarantina, dan 307 orang menjalani isolasi mandiri. Sementara jumlah warga yang dinyatakan sembuh dari papara covid-19, sebanyak 597 orang, dengan total warga yang meninggal 13 orang.
HARMEN
