Tilatang Kamang, kaba12.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (kukerta) Relawan Covid-19 Universitas Riau (UNRI) di Nagari Persiapan Koto Tangah 7 Nagari, kecamatan Tilatang Kamang, bangun berbagai perangkata penting dalam uaya memutus rantai penyebaran covid-19 di berbagai mesjid dan mushalla di wilayah nagari tersebut.
Pembuatan sarana pendukung kenyamanan para jamaah dalam menjalankan ibadah selama masa new normal pandemic covid-19 itu, terutama dengan penempatan perangkat cuci tangan di lokasi-lokasi strategis di berbagai masjid dan mushalla, termasuk penyemprotan cairan disinfektan sejak Minggu,(28/6) lalu.
Menurut Yoga Handika koordinator tim kukerta UNRI Nagari Persiapan Koto Tangah 7 Nagari, program kukerta yang kini difokuskan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 itu, merupakan bantuan pihak peran mahasiswa dalam percepatangan penanganan covid-19 di wilayah kukerta yang ditunjuk.
Dijelaskan, tim kukerta UNRI di Nagari Persiapan Koto Tangah 7 Nagari, Tilatang Kamang, pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan, baik penyemprotan disinfektan dan pembuatan tempat cuci tangan, “ sasarannya, untuk memberikan rasa nyaman bagi warga dalam menjalankan ibadah, karena sesuai dengan protokol kesehatan, “jelas Yoga.

Dijelaskan, penyemprotan difokuskan di area yang sering terjadinya kontak fisik dengan masyarakat seperti ganggang pintu, teras masjid yang biasa dijadikan tempat duduk, dan tembok-tembok masjid dan mushalla.
Sementara, tempat cuci tangan yang disiapkan, merupakan produk mandiri peserta kukerta UNRI, yang berasal dari bahan-bahan seperti ember dan tempat sabun dari barang bekas yang peroleh dari warga, “ sasarannya, agar masyarakat juga ikut termotivasi mendaur ulang sampah untuk menjadi suatu yang berharga sehingga lingkungan dapat terjaga dan masyarakat pun sehat, “ ulasnya yang dibenarkan Annisa anggota tim kukerta UNRI.
Disebutkan, selain pemasangan perangkat sesuaia protokol kesehatan di berbagai masjid dan mushalla di wilayah nagari persiapan Koto Tangah 7 Nagari itu, para mahasiswa kukerta UNRI itu, juga intensif melakukan sosialisasi pada masyarakat, termasuk dengan penerapan protokol kesehatan standar covid-19, sebagai upaya bersama memutus rantai penyeraban virus corona ditengah masyarakat.
HARMEN
