Komitmen Warga Cumateh, Siapkan Kampung Anti Narkoba

Lubukbasung, kaba12.com — Berbagai terobosan dan upaya membangun kampung terus dilakukan kalangan pemuda dibawah bendera ikatan pemuda-pemudi Cumateh sekitarnya ( IPECES ) RK.Cumateh, jorong V Sungai Jariang, nagari Lubukbasung, kecamatan Lubukbasung.

Tidak hanya kegiatan ibadah dengan shalat berjamaah para remaja masjid, tapi juga kegiatan olahraga dan seni tradisi yang kini makin berkembang. Bahkan, kegiatan pemuda itu menjadi motivasi banyak pihak, bahkan kini diapresiasi berbagai unsur masyarakat termasuk kalangan perantau.

Bahkan, komitmen bersama yang kini sudah dipersiapkan kalangan pemuda bersama tokoh masyarakat setempat adalah rencana menjadi RK.Cumateh sebagai kampung anti narkoba sebagai bentuk pernyataan perang seluruh masyarakat setempat terhadap bahaya narkoba.

Wacana itu sudah digulirkan masyarakat, bahkan beberapa waktu belakangan sudah dilakukan serangkaian pembahasan bersama, untuk segera merealisasikan rencana tersebut, bahkan dalam waktu dekat akan digelar acara tradisi khusus “bakampuang” wujud komitmen bersama semua unsur masyarakat.

Beberapa tokoh masyarakat Cumateh kepada kaba12.com, seperti disampaikan Suardi St.Basir, ketua RK Cumateh, S.Dt.Manambun, tokoh ninik mamak, Mesfian Dreki, ketua IPECES , Rino Syamna Putra, tokoh pemuda setempat bersama beberapa tokoh masyarakat lain saat menggelar diskusi di ruang pertemuan kaba12.com, kawasan Sudirman, Lubukbasung.

Disebutkan Suardi St.Basir, rencana menggulirkan komitmen bersama masyarakat untuk menjadikan Cumateh sebagai kampung anti narkoba, sudah berlangsung sejak lama, hanya saja masyarakat masih mencari masukan dan dukungan dari unsur terkait, agar rencana itu bisa terealisasi segera.

Ketua RK Cumateh itu mengaku optimis hal itu bisa terealisasi, karena dukungan dari masyarakat termasuk kalangan perantau sangat besar, karena masyarakat tidak menginginkan generasimuda Cumateh hancur akibat bahaya narkoba yang diakuinya sangat luar biasa, “ ini untuk anak kemenakan dan cucu-cucu kami, “ungkapnya dengan nada pelan.

Hal serupa disebutkan Mesfian Dreki, ketua IPECES yang mengaku, bahaya narkoba harus dilawan bersama oleh masyarakat, dengan kesamaan visi dan komitmen, “ kami pemuda siap untuk itu, dan kami tidak ingin hancur oleh narkoba, jika dibiarkan merajalela,”tegasnya.

Mesfian Dreki menyebut, rencana itu mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak, bahkan masyarakat sudah mendapat masukan awal dari Bhabinkamtibmas nagari Lubuk Basung yang langsung melakukan sosialisasi di masjid dan lokasi lain, “program itu segera ditindaklanjuti, kami sedang melakukan persiapan,”sebutnya.

Rencana menjadikan RK.Cumateh sebagai kampung anti narkoba di kabupaten Agam, sudah mengapung sejak lama, namun karena masih minimnya informasi dan langkah yang harus dilakukan, kegiatan tersebut masih proses persiapan.

(Harmen)

0Shares