Capaian Sasaran Menjadi Target Dalam Pencapai Program Nagari Madani

Lubukbasung, kaba12.com — Dalam mencapai target Program Nagari Madani, tidak hanya sekedar hanya pencapaian di bidang outputnya, namun harus ada capaian sasaran atau outcomenya.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria dihadapan seluruh OPD saat rapat penajaman Gerakan Nagari Madani yang tertera dalam RKPD tahun 2019, Senin (9/4) di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Agam.

“Mengingat Gerakan Nagari Madani menjadi prioritas utama bagi RKPD Pemkab Agam tahun 2019, untuk itu, bagi seluruh OPD setiap tahun harus memperlihatkan capaian atas kinerjanya sesuai dengan tupoksi dan indikantor-indikator yang harus ia kerjakan. Kuncinya dengan menyamakan persepsi, agar mencapai outcome yang diharapkan,”tegas Wabup Agam itu.

Selain itu, menurutnya, capaian kerja tersebut mesti didukung seluruh stekholder dan elemen masyarakat, termasuk pemerintah nagari yang menjadi pilar utama dan motor penggerak terhadap keberhasilan program Nagari Madani.

“kita harus mempunyai data yang valid dan akurat dalam melakukan pedekatan pemberdayaan melalui pergerakan dari seluruh nagari-nagari, supaya impact (dampaknya) lebih besar. Kalau tidak akan sulit untuk menentukan capaian-capaian dan target pembinaan yang dilakukan di tiap nagari,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Agam, Welfizar mengatakan, pada tahun 2018, dukungan dana terhadap Nagari Madani dalam APBD Kabupaten Agam sebesar Rp12 miliar yang tersebar pada 10 OPD, yaitu Dinas Dalduk KB PA, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pol PP Damkar, Dinas Arsip dan Perpustakaan, Badan Kesbangpol, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, DPMN, Dispora dan Bagian Kesra.

“Dengan kriteria dan tupoksi masing-masing OPD, nantinya dana ini akan mendukung kegiatan Gerakan Nagari Madani,”ujarnya.

Hadir dalam rapat itu Ketua LKAAM Agam, Ketua MUI Agam, Ketua Bundo Kanduang Agam, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Agam.

(Virgo/*)

0Shares