Ketua LKAAM Sumbar Apresiasi Nagari Kampuang Pinang, Pati Ambalau Pengurus KAN Jadi Barometer

Lubukbasung, kaba12 — Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau ( LKAAM ) Sumatera Barat Prof. H. Fauzi Bahar Dt. Sati apresiasi kalangan ninik mamak Nagari Kampuang Pinang, Kecamatan Lubukbasung bersama seluruh elemen masyarakat yang antusias dalam mengikuti prosesi pati ambalau ( pengukuhan ) pengurus KAN Kampuang Pinang yang digelar Minggu,(6/5).

Prosesi pati ambalau, menurutnya merupakan pilar penting dalam upaya bersama seluruh elemen yang ada dalam nagari untuk mendorong pengembangan berbagai potensi yang ada termasuk optimalisasi peran bersama memajukan nagari sesuai filosofi adat basandi syarak syarak basandi kitabullah.

Hal itu disebutkan H. Fauzi Bahar Dt. Nan Sati, usai pati ambalau Pengurus KAN Kampuang Pinang periode 2024- 2029 di mesjid Raya Kampung Pinang, Minggu, (6/4).

Disebutkan, peran aktif dan dukungan masyarakat Nagari Kampuang Pinang yang dibuktikan dengan kehadiran dan apresiasi yang disampaikan secara langsung, menjadi acuan penting yang diyakini akan menjadi kekuatan penting kedepan.

” Kami optimis dengan peran dan dukungan bersama, berbagai program dan agenda yang diusung bersama untuk kemajuan nagari akan terealisasi maksimal,” sebutnya .

Ketua LKAAM Sumbar itu, berharap, peran ninik mamak dalam nagari, bersama seluruh unsur yang ada, bisa lebih menonjol, karena kedepan sangat banyak tantangan yang harus dihadapi bersama dalam mendorong kemajuan sesuai filosofi adat basandi syarak basandi kitabullah.

Prosesi pati ambalau Pengurus KAN Kampung Pinang yang dibanjiri ribuan warga dari berbagai unsur yang diawali dengan arak -arakan bersama lengkap dengan jamba yang dibawa bundo kanduang dari Balai Adat Nagari ke Mesjid Raya Kampung Pinang yang menjadi lokasi acara.

Prosesi pati ambalau yang dihadiri Kepala DLH Agam, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Sumbar, Camat Lubukbasung,ketua LKAAM Sumbar,Ketua LKAAM Agam , para tokoh perantau Kampuang Pinang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Kampuang Pinang (IKKP) termasuk perwakilan perantau dari Singapura, yang berlangsung meriah lengkap dengan prosesi adat dan budaya.-

HARMEN

0Shares