Lubukbasung, KABA12.com — Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat wawasan generasimuda salah satunya melalui sosialissi penguatan wawasan bela negara yang dilaksanakan di Ibukota Kabupaten Agam Lubukbasung, Selasa (25/09).
Kegiatan yang diikuti sekitar 70 orang peserta dari siswa SMA dan generasi muda itu dibuka langsung Asisten II Sekda Agam Ir. Jetson. Sosialisasi menghadirkan narasumber Kepala Badan Kesbangpol Prov. Sumbar, Nazwir, SH, M.Hum serta Pejabat Perwakilan Kemhan Prov. Sumbar Kolonel Inf. Choirul Mustofa.
Asisten II Sekda Agam, Ir. Jetson mengatakan penguatan wawasan bela negara sangat penting dilakukan guna meningkatkan kecintaan dan pemahaman generasi muda terhadap konstitusi serta ideologi negara.
“Generasi muda adalah unsur yang penting untuk keberlanjutan estafet kepemimpinan negara kedepan. Jika generasi tidak tahu konstitusi dan ideologi negara tentu apa yang kita harapkan kepada generasi muda tidak dapat terwujud,” ujarnya.
Sebagai bentuk bela negara kata Jetson, siswa dan generasi muda harus menjalankan fungsi sesuai dengan porsi masing-masing.
“Jika pelajar, maka belajarlah sebaik mungkin dan raihlah prestasi yang bagus, terapkan serta kembangkan ilmu pengetahuan sebagai bentuk kecintaan terhadap negara. Serta mengamalkan dan mengimplementasikan unsur bela negara dalam kehidupan sehari-hari,” sebut Jetson.
Hal senada juga disampaikan Pejabat Perwakilan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Prov. Sumbar Kolonel Inf. Choirul Mustofa. Dimana penguatan wawasan bela negara tidak hanya ditujukan pada generasi muda, tapi juga seluruh warga negara Indonesia.
“Kita terus menggalakkan penguatan terhadap wawasan bela negara dan wawasan kebangsaan, karena banyak tantangan dan ancaman yang kita hadapi saat ini, begitu mengglobal mulai dari medsos berita hoax dan lain sebagainya. Kalau tidak dibentengi dengan wawasan dan tingkah laku sikap bela negara, itu bisa melemahkan pertahanan negara kita,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Badan Kesbangpol Prov. Sumbar, Nazwir, SH, M.Hum menyebutkan pihaknya terus melakukan berbagai kegiatan demi meningjatkan wawasan dan pemahaman masyarakat terhadap ideologi negara Indonesia.
“Kita melihat pemahaman dan wawasan generasi muda terhadap bela negara dan kebangsaan saat ini sangat jauh berkurang. Apalagi denan tidak adanya lagi sekarang mata pelajaran P4 disekolah, untuk itu Kesbangpol Provinsi Sumbar terus lakukan penguatan melalui sosialisasi yang kita berikan,” sampainya.
Lebih lanjut Nazwir menyebutkan, bela negara bukan wajib militer seperti yang ada di negara luar. Akan tetapi bela negara bagaimana memunculkan rasa cinta terhadap negara serta menerapkan setiap ideologi dalam sendi-sendi kehidupan.
(Jaswit)
