Kaba Terkini

Kemenkumham dan Rutan Kelas IIB Maninjau Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19

Maninjau, KABA12.com — Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bersama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, Kamis (29/7).

Pemerintah pusat, melalui Kemenkumham RI berupaya membantu masyarakat dengan menggulirkan lebih 46 ribu paket sembako secara nasional. Bantuan ini serentak disalurkan kepada masyarakat di Indonesia yang terdampak Covid-19, agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly mengatakan kebijakan pemerintah dengan membuat PPKM Level 4 bertujuan untuk memutus rantai penularan Covid-19. Kebijakan yang sedianya berakhir pada 25 Juli 2021 lalu ini, kini resmi diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang.

Lebih lanjut disebutkan, pemerintah sadar, kebijakan ini akan berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi sosial masyarakat, dan berdampak pada ketidakmampuan masyarakat yang kesulitan dalam mencari nafkah.

“Insan Pengayoman melalui program pemberian bantuan sosial ‘Kumham Peduli, Kumham Berbagi’, mencoba turut berempati kepada masyarakat dan ASN Kemenkumham yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Menteri Yasonna, Kamis.

Melalui program bantuan sosial yang dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal, tercatat Kemenkumham memberikan total bantuan sosial sebanyak 46.614 paket dan dana sosial sebesar Rp.700 juta.

Paket tersebut diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 43.558 kepala keluarga yang terdampak langsung pandemi Covid-19, serta kepada 3.056 orang ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19.

Sedangkan dana sosial diberikan kepada tujuh Kantor Wilayah Kemenkumham yang saat ini menerapkan PPKM Level 4, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Paket bantuan sosial yang bertajuk “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” ini per orangnya diberikan dalam bentuk beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, dan susu.

“Kegiatan kita pada hari ini adalah bagian dari kepedulian kepada masyarakat dan saudara
kita sesama pegawai yang terpapar Covid-19. Ini merupakan bentuk kepedulian, jiwa sosial,
rasa welas asih serta semangat untuk berbagi,” katanya.

Menurut Menteri Yasonna, kegiatan ini selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada para menteri untuk melakukan langkah-langkah maksimal dengan memberikan dukungan, yang
salah satunya berupa pemberian bantuan sosial kepada masyarakat dan usaha mikro.

“Bantuan sosial tersebut tidak hanya menyentuh kepada masyarakat yang berada di wilayah perkotaan, namun juga kepada saudara-saudara kita yang berada di wilayah perbatasan negara Republik Indonesia dengan negara lain,” imbuhnya.

Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Andap Budhi Revianto menyebutkan, selain terkonsentrasi di Kemenkumham dan wilayah Jabodetabek untuk unit pusat, kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini juga dilaksanakan secara serentak di Kantor Wilayah Kemenkumham seluruh Indonesia.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, semua pihak termasuk masyarakat harus mau bekerja sama, bergotong royong untuk menghadapi ujian yang berat ini. Kerja keras pemerintah Insya Allah bisa berhasil, jika disertai dengan dukungan dan kesadaran dari masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Rutan Kelas IIB Maninjau juga ikut serta berpartisipasi dalam mendukung program yang bertajuk ‘Kumham Peduli, Kumham Berbagi’ dan dilaksanakan secara serentak di Indonesia.

Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau, Desrianto menyebut, pihaknya memberikan bantuan paket sembako kepada sejumlah masyarakat miskin yang terkena dampak pandemi Covid-19 dan tinggal di sekitar Rutan setempat. Selain itu, pihaknya memprioritaskan pemberian bantuan kepada masyarakat miskin yang tidak mendapat bantuan lain dari pemerintah.

“Jadi, warga yang mendapat bantuan ini adalah yang betul-betul terdampak pandemi Covid-19, serta tidak mendapat bantuan lain dari pemerintah,” katanya.

Ia mengatakan, masing-masing warga tidak mampu yang terdampak pandemi Covid-19, mendapat bantuan sosial berupa paket sembako, vitamin C, dan masker.

“Semoga dengan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi penerimanya, terutama untuk menambah kebutuhan pokok sehari-hari di masa pandemi,” jelas Desrianto.

(Bryan)

To Top