Kaba Terkini

Kemah Bakti Save Maninjau Sukses, Walinagari Duo Koto Ajak Pemuda Peduli Lingkungan

Duo Koto, KABA12.com — Rangkaian kegiatan kemah bakti Save Maninjau yang dipusatkan di kawasan objek wisata Linggai Park, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam pada Kamis-Sabtu (28-30/11) telah sukses dilaksanakan.

Acara yang digelar Anak Nagari Duo Koto itu diikuti sebanyak 150 orang siswa pramuka dari 6 sekolah yang ada di Kecamatan Tanjung Raya, yaitu MAN 4 Agam, SMKN 1 Tanjung Raya, Ponpes MTI Bayur, SMAN 1 Tanjung Raya, MAN 1 Agam, dan Ponpes Buya Hamka.

Walinagari Duo Koto Joni Safri menyebutkan, pelaksanaan kemah bakti Save Maninjau itu digelar dalam rangka peringatan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober dengan mengusung tema ‘Mengembangkan generasi muda yang cinta alam dan tanggap terhadap bencana serta memiliki potensi perubahan yang inovatif’.

“Selain sebagai ajang sosialisasi kepada masyarakat dan pemuda untuk terus memperhatikan keberlangsungan lingkungan hidup, kemah bakti itu juga bertujuan untuk menambah wawasan pada bidang kesiapsiagaan bencana, serta melahirkan generasi muda yang produktif dan inovatif di masa depan,” kata Joni Safri.

Ia mengatakan, kemah bakti tersebut diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya pemberian materi kepada siswa pramuka tentang kepedulian terhadap lingkungan, tanggap bencana,dan kepemudaan.

Pada acara puncak kemah bakti 30 Oktober, para peserta bersama masyarakat juga melakukan gotong royong pembersihan Danau Maninjau di sekitaran kawasan objek wisata Linggai Park.

Bahkan Pemprov Sumbar juga menurunkan satu unit alat berat excavator long arm untuk membantu proses goro mengeluarkan sampah dan eceng gondok dari danau.

Lebih lanjut disebutkan, terselenggaranya acara itu diharapkan dapat meningkatkan semangat para pemuda untuk pro aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta membantu pemerintah dalam mengatasi pencemaran Danau Maninjau.

Joni menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut kedepan dan menjadi agenda rutin di setiap tahunnya.

“Semoga momentum peringatan hari Sumpah Pemuda dapat membangkitkan kesadaran para pemuda untuk terus menjaga kelestarian lingkungan hidup, terutama ekosistem Danau Maninjau,” ungkapnya.

Walinagari muda ini juga mengajak para pemuda untuk menjadi generasi yang peduli lingkungan guna mengatasi masalah ketercemaran.

“Mari kita jaga lingkungan sekitar demi mewujudkan kelestarian alam yang indah dan sehat. Salah satu hal kecil yang dapat kita lakukan untuk menjaga lingkungan adalah tidak membuang sampah sembarang,” katanya.

(Bryan)

To Top