Kasus Pengusiran Sekna/plh.Walinagari Panampuang Berbuntut, Etriwarmon : Saya Tidak Ada Masalah Pribadi Dengan Bupati

Lubukbasung,kaba12 — Kasus pengusiran Sekretaris Nagari yang saat kejadian menjabat pelaksana harian Walinagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek, oleh Bupati Agam H.Beni Warlis Dt.Tan Batuah di Surau Ka’bah, Panampuang, Jumat, (18/7) kemarin kian menghangat.

Beragam tanggapan dari berbagai elemen masyarakat semakin ramai, terutama di media sosial yang pro-kontra dengan adanya kejadian tersebut. Termasuk beberapa komponen organisasi yang menaungi perangkat nagari sudah mulai bereaksi, namun belum diperoleh informasi adanya sikap resmi yang akan dilakukan terhadap bupati Agam.

Banyak yang menyebut, kasus pengusiran Sekretaris Nagari Panampuang tersebut, merupakan yang pertama dalam sejarah pemerintahan Kabupaten Agam, bahkan banyak warga yang merunut sejak masa pemerintahan orde baru sampai masa pemerintahan Dr.Andri Warman, kasus seperti ini tidak pernah terjadi.

Hingga saat ini,pernyataan resmi termasuk klarifikasi dari Bupati Agam terkait dengan respon dampak kasus pengusiran yang dilakukannya terhadap Syahril, Sekretaris Nagari Panampuang tersebut, masih belum terlihat. Yang muncul justru penjelasan resmi dari kronologis kejadian dari Syahril, Sekna Panampuang yang mengaku sangat kecewa dengan sikap Bupati Agam yang mempermalukannya di hadapan public tersebut.
Menjawab kaba12, Walinagari Etriwarmon, SPd, Walinagari Panampuang waktu dikonfirmasi Sabtu, (19/7), mengaku kaget dengan kejadian yang menimpa sekretaris nya tersebut. Etriwarmon sama sekali tidak menyangka hal itu bisa tejadi.

Walinagari Panampuang itu menjelaskan, kehadiran Sekna Panampuang dalam acara bersama Bupati Agam di Surau Kabah itu, justru dalam kapasitas sebagai plh.Walinagari, sesuai prosedur resmi administrasi pemerintahan, karena pihaknya izin keluar daerah untuk mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas aparatur desa/nagari, khususnya dalam bidang komunikasi publik dan tata kelola informasi yang akuntabel yang diadakan Harian Pagi Padang Ekspres di Fave Olo Padang dari tanggal 16 s/d 18 Juli 2025 dengan peserta Wali nagari/desa/perangkat se-Sumatera Barat.

Terkait dengan kegiatan di Padang tersebut, pihaknya sudah membuat permohonan surat tugas kepada camat dan camat mengeluarkan surat tugas satu hari menjelang keberangkatan ke Padang.

“Kegiatan di Padang, sudah terencana sejak lama, sementara acara di surau Ka’bah, Jumat,(18/7), surat undangannya diterima nagari tanggal 17 Juli, itupun melalui WA TKSK kecamatan. Kalau sudah terjadual sejak lama acara di Surau Ka’bah tersebut, tentu saya secara pribadi akan batalkan mengikuti kegiatan tersebut, “sebutnya.

Etriwarmon, yang mengaku kecewa dengan kejadian tersebut, juga menegaskan, bahwa pihaknya membantah pernyataan Bupati Agam yang menyebutkan, pihaknya tidak pernah menghadiri kegiatan dan acara yang dihadiri Bupati Agam, “jika walinagari diundang, tentu saya akan hadir secara langsung. Kita bisa klarifikasi dan runut acara yang dimaksudkan beliau. Masak saya tak hadir, Bupati yang langsung beracara, “tegasnya.

Tidak Ada Masalah Pribadi Dengan Bupati Agam,
Menjawab kaba12, apakah Etriwarmon yang notabone satu nagari dengan Bupati Agam Beni Warlis itu, ada persoalan dan masalah pribadi dengan Bupati Agam ?.

Walinagari Panampuang itu menegaskan, pihaknya sama sekali tidak ada masalah secara pribadi dengan Bupati Agam H.Beni Warlis tersebut, bahkan ditegaskan, dan jika dianggap ada, semua persoalan sudah dianggap selesai,karena pihaknya sudah bersalaman, berpelukan dan berdiskusi hangat di berbagai moment, “bahkan,jika saya berdua saja dengan beliau, saya panggil beliau Tuan ( uda ), bukan pak Bupati, saking hormat dan akrabnya kami. Secara pribadi saya tidak ada masalah dengan beliau, “tegasnya.

Etriwarmon juga menyebutkan, kedekatannya dengan Bupati Agam justru bukan beberapa waktu belakangan saja, tapi juga berlangsung sangat lama, “ itu sebabnya, saya kaget dan terkejut dengan adanya kejadian tersebut, “ungkapnya.

Menjawab kaba12, hingga Sabtu, (19/7) apakah sudah ada pihak Pemkab.Agam yang mengklarifikasi kasus tersebut, baik kepada dirinya selalu walinagari maupun langsung pada sekretaris nagari, Etriwon menegaskan, belum ada unsur terkait dari Pemkab.Agam termasuk Bupati Agam secara langsung menghubungi untuk menjernihkan persoalan tersebut.

Walinagari Panampuang itu, juga belum memperoleh informasi adanya reaksi atau langkah yang akan dilakukan dari beberapa lembaga yang ada, baik dari Perwana maupun organisasi PPDI ( Persatuan Perangkat Desa Indonesia /nagari-red) Kabupaten Agam, “kami berharap, masalah ini justru bisa diselesaikan dengan baik, secara terbuka. Kita tunggulah bagaimana perkembangannya, “tegas Etriwarmon lagi.

(HARMEN)

0Shares

One Reply to “Kasus Pengusiran Sekna/plh.Walinagari Panampuang Berbuntut, Etriwarmon : Saya Tidak Ada Masalah Pribadi Dengan Bupati”

Comments are closed.