Lubukbasung, kaba12 — Kasus penculikan terhadap M.Abil Albidzar, 14 bulan- anak ketiga pasangan Ridwan-Endah Claudia warga Gang Melati, Nusa Indah, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin, (3/4) lalu, menyedot perhatian banyak pihak.
Pasalnya, aksi penculikan yang dilakukan pasangan suami-istri berinisial HR dan RM, warga asal Kabupaten Agam dan Pasaman Barat itu berlangsung dramatis. Diawali dengan dalih kedua penculik membeli bakso di depan kompleks kediamannya yang bertetangga dengan korban, bahkan meminjam sepeda motor milik ibu korban M.Abil, dan kemudian bocah berusia 14 bulan yang sudah bisa berjalan itu dibawa kabur.
Bahkan, informasi yang diperoleh kaba12, aksi penculikan terhadap M.Abil dan pencurian sepeda motor milik Endah Claudia, sudah direncanakan dengan matang oleh kedua pelaku, dibuktikan usai melarikan sang bocah, keluarga dan petugas kepolisian yang menggeledah rumah pelaku yang bertetangga dengan korban, tidak ditemukan satupun barang-barang milik pelaku di rumah kontrakan yang baru sekitar sepekan ditempati itu.
Yang memprihatinkan, M.Abil sengaja dilarikan menggunakan sepeda motor curian itu, dari Deli Serdang sampai ke Lubukbasung, tanpa jaket, tanpa baju ganti, bahkan pokok M.Abil tak pernah diganti sejak dilarikan pelaku Senin hingga diserahkan ke panti asuhan putra Lubukbasung, Rabu sore kemarin, sehingga kulit paha dan pinggul M.Abil sempat iritasi.
Keberadaan M.Abil yang diselamatkan pengurus panti asuhan putra Muhammadiyah baru diketahui keluarga Endah Claudia di Deli Serdang setelah foto-foto keberadaan M.Abil dan pelaku diposting di media sosial, yang langsung direspon Endah Claudia dan langsung berkomunikasi dengan Dabesri Bara Dt.Bagindo Rajo, ketua pengurus panti putra Lubukbasung, dan langsung menjemput M.Abil ke Lubukbasung, Kamis sore kemarin.

“ Alhamdulillah pak, anak saya kembali ditemukan. Kami sangat berterimakasih pada pengurus panti putra, pada pak bupati dan Pemkab.Agam yang membantu kami, “ungkap Endah Claudia saat menceritakan kronologis penculikan M.Abil pada bupati Agam H.Andri Warman saat didatangi orang nomor satu di kabupaten Agam itu, Jumat,(7/4) di Hotel Sakura Syariah Lubukbasung sebelum pulang ke Deli Serdang, Sumut.
Prihatin dan Minta Maaf
Bupati Agam Dr.Andri Warman mendatangi keluarga Endah Claudia bersama suaminya Beny dan Iptu.Rahmat, Kanit.Reskrim Polsek Batang Kuis, Deli Serdang itu menginap di hotel Sakura Syariah yang disiapkan Pemkab.Agam, didampingi Asisten I Sekab.Agam Rahman, Kabag.Pro-KP Kasman Zaini bersama Dedet M, personil Polres Agam, mengaku prihatin dengan kejadian tersebut dan meminta maaf secara khusus pada keluarga korban penculikan tersebut.
Bupati Andri Warman mengaku prihatin dengan kejadian yang dialami M.Abil, “ Alhamdulillah, M.Abil dikembalikan Allah SWT melalui perantara pengurus panti asuhan putra Lubukbasung pada keluarganya di Deli Serdang, ini berkah dan hikmah Ramadhan yang luar biasa, “ungkapnya.

H.Andri Warman mengaku sangat memahami kondisi kebathinan dan kecamuk perasaan keluarga M.Abil saat anaknya hilang, “ tak bisa dibayangkan betapa sakit, takut dan beragam perasaan campur aduk. Kita bisa rasakan itu, saya punya anak, punya cucu, bisa dirasakan bagaimana hancurnya hati , “ungkap Bupati Agam itu saat berdialog dengan Beny-Endah Claudia, orangtua M.Abil dan Iptu.Rahmat, Kanit.Reskrim Polsek Batang Kuis di lobi Hotel Sakura Syariah.
Disisi lain, Dr.Andri Warman dengan rendah hati menyampaikan permohon maafnya selaku Bupati Agam pada keluarga Beny-Endah Claudia dan warga Deli Serdang, Sumut, karena ada warga Agam yang terlibat dalam kasus penulikan M.Abil dan pencurian sepeda motor milik keluarga itu.
“ Kami meminta maaf akan kondisi yang terjadi, kami berharap pelaku segera ditangkap dan diberi sangsi sesuai aturan hukum yang berlaku, “ungkap bupati Agam itu berharap pada Iptu.Rahmat, Kanit. Reskrim Polsek Batang Kuis, Deli Serdang.
Bupati Agam itu berharap keluarga Beny-Endah Claudia bisa mendapatkan hikmah dan berkah dari Allah, SWT termasuk menjadikan warga kabupaten Agam sebagai “dunsanak” dengan silaturrahmi yang terjalin, “ kami semua di kabupaten Agam sudah menjadi saudara keluarga M.Abil dan jajaran Polsek Batang Kuis, mudah-mudahan masalah yang dihadapi bisa segera tuntas dan pelaku bisa segera ditangkap, “ulasnya.
Bupati Agam itu sebelum bertolak menuju Jakarta dan melepas keberangkatan rombongan dari Deli Serdang itu, juga menitip oleh-oleh untuk beli permen M.Abil dalam perjalanan menuju kediaman di Deli Serdang.
HARMEN
