DPRD Agam

Kasus Pekat Kian Meningkat, Peran Ninik Mamak Sangat Menentukan

Lubukbasung, kaba12.com — Sekretaris Komisi I DPRD Agam M.Ater Dt.Manambun prihatin dengan meningkatnya kasus penyakit masyarakat di wilayah kabupaten Agam beberapa waktu belakangan. Terakhir, Satpol. PP Agam mengamankan warga yang diduga berprofesi sebagai PSK dan mengirim ke panti Sukarami, Solok.

Yang memprihatinkan, penangkapan para pelaku dugaan pelanggaran norma adat dan agama yang melanggar Perda.01-tahun 2020, justru kerap terjadi di beberapa hotel, penginapan dan kafe yang “ itu ke itu saja”, seakan menjadi langganan sarana penyakit masyarakat, yang hingga kini justru masih terjadi.

Menyikapi kondisi itu M.Ater Dt.Manambun, Sekretaris Komisi I DPRD Agam yang juga salah seorang ninik mamak Nagari Lubukbasung, meminta kasus-kasus yang terjadi menjadi bahan kajian khusus semua pihak, termasuk kalangan ninik mamak.

khususnya dalam Nagari Lubukbasung, pasalnya kasus-kasus yang terjadi, terutama lokus area tertangkapnya para pelanggar mayoritas berada dalam wilayah Nagari Lubukbasung.

“ Kami berharap, ada langkah dan pembahasan khusus bersama, ketetapan bersama, bahkan menjadi keputusan bersama terkait hal-hal yang melanggar aturan norma adat dan agama itu. Hal ini, juga sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah daerah, jangan biarkan pemerintah jalan sendiri, “ tegasnya dengan nada serius.

Bahkan, selaku ninik mamak M.Ater Dt.Manambun, sepakat sepakat dengan sangsi tegas diberikan pada para pelanggar dikembalikan pada mamak adat masing-masing sesuai ketentuan yang ada, sebagai kekuatan untuk memperkokoh peran dan fungsi ninik mamak.

“ Jika diabaikan, serahkan pada aturan hukum yang berlaku. Kita awasi anak kemenakan, kita jaga marwah nagari, “ tegasnya lagi.

Diakuinya, dalam beberapa pekan terakhir, telinganya sering merah mendengar laporan kasus pelanggaran penyakit masyarakat yang terjadi di titik yang sama, “ hal itu tak bisa dipungkiri, namun harus diantisipasi dan diawasi bersama, “ tegasnya serius.

HARMEN

To Top