Maninjau, kaba12.com — Meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini membuat pihak kepolisian khawatir dengan hal itu. Untuk mengantisipasi penyebarannya, jajaran personil Polsek Tanjung Raya menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat agar terhindar dari penularan Covid-19 di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
Selasa (25/8), personil Polsek Tanjung Raya bersama pengurus pasar melakukan operasi pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan di Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Selain di Pasar Maninjau, pihaknya juga menyambangi kantor Pos Indonesia, dimana saat ini tempat pelayanan publik itu menjadi pusat penyaluran dana bantuan dari pemerintah kepada masyarakat setempat. Untuk itu pihaknya juga menghimbau pengunjung dan petugas Pos agar selalu menerapkan protokol kesehatan saat berada di areal kantor.

Menurut Kapolsek Tanjung Raya AKP Yudi Fartanto melalui Wakapolsek Iptu Akhiruddin, pendisiplinan masyarakat yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan saat ini sangat diperlukan. Mengingat hingga kini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Barat terus bertambah.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi penularannya, pihak kepolisian terus menghimbau masyarakat untuk mentaati aturan protokol kesehatan yang berlaku, terutama penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah.
“Jadi, kita terus menghimbau dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan bahayanya virus Corona ini. Namun demikian, dari pantauan kita dilapangan masih banyak masyarakat yang abai dengan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker. Oleh karena itu untuk mengantisipasi penyebarannya Covid-19 adalah disiplin terhadap protokol kesehatan seperti mengenakan masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, dan mengindari kerumunan,” kata Wakapolsek Iptu Akhiruddin kepada kaba12.com.
Disebutkan Wakapolsek, bahwa saat ini kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam sejak beberapa hari terakhir terus melonjak. Oleh karena itu untuk mengantisipasi penyebarannya, kita tidak bosan-bosan menghimbau masyarakat tentang penggunaan protokol kesehatan ini.
“Akan tetapi bagi masyarakat yang taat dengan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker, hal ini sangat kita apresiasi. Karena mereka telah melindungi dirinya dan orang lain agar tidak terpapar virus Corona,” ujarnya.

Untuk kedepannya, ulas Akhiruddin, pihaknya akan selalu memberikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat dengan menggandeng unsur tokoh masyarakat seperti alim ulama, cadiak pandai, niniak mamak, pemerintahan nagari dan kecamatan, untuk turun ke lapangan dalam rangka mendisiplinkan masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan yang harus dijalankan di masa pandemi.
“Meski demikian, kita tetap berharap agar masyarakat punya kesadaran dan patuh terhadap aturan pemerintah khususnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Bahwa saat masyarakat harus betul-betul beradaptasi dengan kebiasaan baru yakni dengan menerapkan protokol kesehatan dan PHBS. Seperti pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan, konsumsi suplemen dan vitamin, agar daya tahan tubuh kita bisa meningkat, sehingga dapat memperkuat imunitas dan mengantisipasi paparan virus Corona,” jelasnya.
(Bryan)
