Kaba Terkini

Jumpa Wabup Agam Martin Menangis

Sorong, kaba12.com — Berjumpa wakil bupati Agam Trinda Farhan Satria di pelabuhan Sorong, Papua Barat, Selasa,(24/10) Martin Lampessy,(64 th) menangis.

Warga Sorong, ini menangis haru karena teringat saat berada di Bukittinggi selama 3 tahun dan ikut memperkuat tim sepakbola PSKB Bukittinggi tahun 1985-1987.

Martin bertemu dengan rombongan BPBD Agam yang mengikuti peringatan bulan pengurangan resiko bencana ( PRB) 2017  yang digelar BNPB di Sorong, Papua Barat secara tidak sengaja.

Martin yang tengah membuat ukiran untuk dinding kapal saat ditanyai kaba12.com mengaku terkejut saat rombongan berbincang dengan bahasa Padang.

Spontan Martin bersalaman dengan kaba12.com dan bertanya asal dan mengapa ada di Papua.

Ingatan Martin melayang jauh ke tahun 1980-an apalagi dia menyebut pernah bekerja sebagai pengukir di Belakang Balok dan membuat ukiran di RS.Ibnu Sina Yarsi,” saat pemain bola dulunya memperkuat tim Jembes ( Jembatan Besi ) dan ikut PSKB,” sebutnya dengan mata berkaca.

Spontan kaba12.com memperkenalkan wabup Agam Trinda Farhan Satria yang juga pemain PSKB di tahun 1986 tersebut. Spontan saja Martin tambah haru dan menangis sambil menutup matanya dengan tangannya sehingga mengundang perhatian banyak orang.

” Banyak kenangan manis saya disana, masyarakat Bukittinggi baik semua, banyak sahabat saya disana,” sebutnya bercerita.

Martin mengaku senang bisa bertemu dan bercerita soal kenangannya saat bekerja di Bukittinggi,” terobat sedikit kerinduan saya pada kampung kedua saya itu, walau sebentar banyak kenangan saya disana,” ulang Martin.

Walau sudah berusia paro baya, Martin mengaku masih ingat dengan semua kawan-kawannya apalagi pemain bola di Bukittinggi apalagi saat Wabup Agam Trinda Farhan menanyai satu-satu pemain PSKB angkatannya,” saya ingat semua, ” ulas Martin dengan bahasa Minang logat Papua nya yang kas.

Karena haru dan bahagia Martin bahkan tak henti memeluk kaba12.com dan tak henti bersalaman.

 Bahkan Martin sengaja melepas rombongan saat naik ke speedboad menuju Raja Ampat  dengan berdiri di tepi pelabuhan sambil tak henti melambaikan tangan sampai rombongan lepas dari pandangannya.

(Harmen)

 

0Shares
To Top