Lubukbasung,kaba12.com — Unsur pimpinan DPRD Agam himbau seluruh elemen yang ada dalam masyarakat hormati perbedaan pilihan dalam pemilu serentak 2019, 17 April mendatang. Perbedaan pilihan masyarakat, baik dalam pemilu legislative maupun dalam pemilu presiden, merupakan warna demokrasi yang muaranya untuk memperkokoh demokrasi.
Hal itu dinyatakan para pimpinan DPRD Agam menjelang pelaksanaan pemungutan suara 17 April 2019 mendatang, masing-masing ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, para wakil ketua Lazuardi Erman, Taslim dan Suharman melalui Hasneril, Kasubag Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam di Lubukbasung.
Disebutkan para unsur pimpinan dewan yang berbeda partai dan aliansi dalam pemilu presiden bahkan seluruhnya ikut berpartisipasi sebagai kontestan dalam pemilu legislative periode 2019-2024 ini, perbedaan ada warna demokrasi yang sasarannya untuk memperkokoh komitmen untuk bersama mendorong kemajuan.
Diharapkan Lazuardi Erman, perbedaan tidak dijadikan masalah yang justru akan merusak tatanan silaturrahmi dan kebersamaan yang sudah sejak lama dirajut masyarakat, “ beda pilihan adalah warna demokrasi, “ sebutnya.
Hal serupa disebutkan Taslim, yang berharap, menghargai perbedaan, justru akan menjadi bagian dari upaya memperkokoh komitmen kebersamaan dalam mendorong kemajuan daerah kedepan.
Bahkan Suharman berharap, perbedaan pandangan politik, justru tidak menjadikan warga Agam terpilih oleh sekat perbedaan yang justru akan merugikan, “ perbedaan adalah warna untuk mempersatukan, “ ulas politisi PKS itu.
HARMEN
