Tanahdatar, KABA12.com — Bupati Tanahdatar, Irdinansyah Tarmizi didatangi tim penilai kompetensi transparansi pelaksanaan dana desa dan pembina terbaik tahun 2018 tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Kedatangan tim penilai yang diketuai Rusdi Lubis disambut hangat jajaran pemerintah Tanahdatar di Aula Eksekutif Kantor Bupati, Pagaruyung, Senin (03/12).
Dalam arahannya Rusdi Lubis menyampaikan, ada dua komponen yang bakal dicari pada penilaian tesebut yaitu, pembina terbaik dalam pelaksanaan dana desa yang ditujukan pada kepala daerah, dan penilaian pelaksanaan transparansi dana desa di Nagari Cubadak Limakaum sebagai percontohan.
“Kabupaten Tanahdatar merupakan daerah kelima yang telah dinilai, penilaian ini akan bersaing dengan kabupaten/kota lainnya yang ada di Sumbar,” ujarnya.
Dia menyebutkan poin yang menjadi penilaian diantaranya, kebijakan kepala daerah yang menyangkut pada pengelolaan, serta mengendalikan dana desa untuk mencapai desa sejahtera dan mandiri.
“Untuk melihat transparansi dana desa di Nagari Cubadak, nanti kami akan turun langsung ke lokasi,” katanya.
Bupati Tanahdatar Irdinansyah Tarmizi dalam ekspos menyampaikan, pemerintah Kabupaten Tanahdatar terus berupaya membentuk transparansi pengunaan dana desa dengan melakukan pembinaan ke nagari-nagari untuk nantinya dana desa dapat tersalurkan dengan baik.
Pemerintah pun telah menghimbau Pemerintah Nagari memanfaatkan papan informasi, media cetak maupun media elektronik sebagai informasi transparansi pengelolaan dana nagari.
“Berdasarkan Peraturan Bupati tentang pedoman teknis prioritas penggunaan dana nagari yang bersumber dari APBN diprioritaskan untuk pembangunan paling banyak 70%, di bidang pemberdayaan masyarakat minimal 30% yang digunakan untuk bidang keagamaan, adat budaya, perlindungan anak dan perempuan serta kegiatan pelayanan dasar lainnya,” jelasnya.
Bupati menambahkan, dalam pembinaan serta pengawasan pengelolaan dana Nagari yang telah diberikan oleh pemerintah daerah, terus digalakkan dalam rangka peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan Nagari. Salah satunya dengan program berkantor sehari di Nagari yang telah terlaksana di beberapa Nagari.
“Dalam bentuk pengawasan Pemerintah telah melakukan kinerja antara lain pengawasan secara berkala oleh Inspektorat, melakukan monitoring evaluasi pelaksanaan dan pengelolaan keuangan Nagari, memberikan reward kepada pemerintah Nagari yang berprestasi,” ujarnya.
(Jaswit)
