Instruksi Bupati Terabaikan,Tugu Adipura Entah Dimana

Lubukbasung, kaba12 — Instruksi Bupati Agam pada OPD terkait untuk segera membangun tugu Piala Adipura di Kota Lubukbasung terkesan diabaikan. Pasca Piala Adipura perdana yang diraih kabupaten Agam sejak 30 tahun usia ibukota Kabupaten Agam, Februari lalu hingga belum diperoleh informasi kepastian lokasi dan kapan tugu yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Agam itu akan dibangun.

Sebelumnya, Bupati Agam Dr.Andri warman bersama beberapa kepala OPD terkait Pemkab.Agam sudah menjajaki beberapa lokasi yang layak dibangun tugu Piala Adipura tersebut, diantaranya Simpang Banda Baru, Simpang IV Mesjid Agung Nurul Fallah dan Simpang Surau Kariang, namun pilihan terarah ke Simpang IV Mesjid Agung Nurul Fallah sesuai pernyataan Sekab.Agam Edi Busti.
Sementara, instruksi Bupati Agam Dr.Andri warman yang meminta DPUTR dan DLH Agam untuk membersihkan kawasan Simpang Banda Baru, yang menjadi gerbang masuk ke Kota Lubukbasung dan dibuat taman tematik, sudah lebih dari 3 bulan masih diabaikan oleh para pejabat daerah tersebut, dibuktikan hingga kini kawasan yang sudah dibebaskan Pemkab.Agam itu masih dibiarkan marimba.

Terkait dengan pembangunan tugu Piala Adipura, kepala DLH Agam Ir.Arief Restu menyebut, untuk pembangunan pisik sepenuhnya berada dibawah DPUTR Agam. Diakuinya, hingga kini pihaknya masih belum mendapat informasi kepastian lokasi dan kapan tugu Piala Adipura, prestasi luar biasa tim kebersamaan dan masyarakat Kabupaten Agam itu akan dibangun.

“ Kemungkinan, karena dalam anggaran berjalan, pembangunan tugu Piala Adipura itu masih dalam proses pembahasan, karena APBD 2023 sudah disahkan dan peluang itu, tentu menunggu proses lebih lanjut. Kami kira itu kondisinya, “ sebut Arief Restu.

Beberapa tokoh masyarakat Lubukbasung seperti disebutkan ZM.Dt. Singo Marajo, yang justru berharap, sesuai moment prestasi yang diraih, Pemkab.Agam mestinya segera menjawab hal itu, sehingga nampak ornament nyata hasil karya jajaran terkait pemerintah bersama masyarakat, “ kita pahami proses pengalokasian anggaran itu, namun setidak-nya adalah ornament khusus yang memperlihatkan moment kebanggaan bersama itu, “ulasnya.

-HARMEN-

0Shares