Banuhampu, kaba12.com — HZ, warga Padanglua, kecamatan Banuhampu, yang positif terinfeksi virus corona, hingga Senin,(13/7) jalani perawatan dan isolasi di rumah sakit khusus di Padang Besi, Padang.
Hingga Senin sore ini, tercatat sudah 8 warga yang menjalani tes swab sesuai hasil tracking awal terhadap warga yang berinteraksi langsung dengan HZ. Dari 8 warga tersebut, tercatat 3 orang anak-anak dan 5 orang dewasa, yang hasil pemeriksaan swab-nya langsung dikirim ke laboratorium RS.Unand Padang.
Seperti dijelaskan Camat Banuhampu Afdhal,S,Sos,yang memimpin proses tracking dan mendampingi swab test 8 warga yang diduga berinteraksi langsung dengan HZ, saat berada di kampungnya di Padang Lua, proses pemeriksaan swab dibantu dr.Dedy Rusdy,Sp,THT, dari RSUD Lubukbasung bersama tim dokter puskesmas di Banuhampu.
Rangkaian proses pemeriksaan swab disebutkan Afdal berjalan lancar, tanpa reaksi dari warga khususnya 8 warga yang masuk dalam daftar yang harus menjalani swab test, yang mayoritas merupakan keluarga dekat dari HZ.
Ditambahkan, hingga Senin sore ini, pihaknya belum mendapatkan laporan pengembangan hasil tracking termasuk penambahan jumlah warga yang harus menjalani tes swab, “ kami masih menunggu, termasuk laporan hasil tracking Minggu sore kemarin, untuk pengembangan proses pemeriksaan swab, “ ulas Afdhal.
Seperti diberikan sebelumnya, HZ, warga Padanglua, Banuhampu yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona, setelah berniat akan melakukan dakwah ke kabupaten kepulauan Mentawai, Rabu,(8/7) lalu, saat menjalani rapid test, HZ dinyatakan reaktif dan harus menjalani pemeriksaan swab, dan keluar Sabtu,(11/7) yang dinyatakan positif terinfeksi covid19.
HZ sendiri baru pulang ke kampung halamannya di Padanglua, Januari 2020 lalu, setelah 10 tahun lebih berada di Mekkah, Arab Saudi, yang berencana akan membawa jamaah umrah bulan Maret lalu, karena HZ mengelola travel biru umrah-haji yang berpusat di kota Padang Panjang, namun karena pandemic covid-19, rencana itu dibatalkan, dan saat ini HZ menjalani perawatan di RS Isolasi Padang Besi, Padang.
HARMEN
