Lubukbasung, kaba12.com — Hujan lebat warnai malam pergantian tahun masehi di wilayah kabupaten Agam, Jumat,(31/12). Dampak hujan lebat yang mengguyur berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat yang sudah menyiapkan beragam acara.
Bahkan, acara sederhana kumpul-kumpul sambil bakar ikan, jika banyak yang dibatalkan kelompok pemuda dan masyarakat, karena kondisi tidak memungkinan. Apalagi, curah hujan tinggi disertai angin kencang, memicu kekuatiran masyarakat, sehingga banyak yang memilih berdiam diri di rumah, termasuk mengikuti kegiatan ibadah di mesjid.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, walau Pemkab.Agam, tidak melakukan penutupan di seluruh objek wisata ada, aktivitas masyarakat pun menjelang malam pergantian tahun, justru cenderung sepi, karena hujan lebat.
Seperti disebut Munir, warga Muko-Muko, yang menyebut areal wisata di tepian danau Maninjau itu cenderung sepi, apalagi saat hujan lebat.
Kondisi serupa disebutkan Irfan, warga Lubukbasung yang memantau aktivitas di GOR Rang Agam Lubukbasung, yang menyebut kawasan itu sejak Jumat sore justru sudah ramai oleh warga yang sekedar duduk-duduk bersama hingga malam, namun masyarakat langsung bubar saat hujan lebat dan angin kencang mendera wilayah Lubukbasung.
Disisi lain, pengawasan dan pengamanan malam tahun baru, khususnya di jalan raya tetap dilakukan tim gabungan Pemkab.Agam, khususnya personil Dishub Agam, Polres Agam, Satpol PP dan unsur lain ang tetap siaga di beberapa lokasi strategis yang biasanya menjadi area kegiatan warga saat malam pergantian tahun.
HARMEN
