Hasil Tes Swab 8 Warga Padanglua Negatif, Afdhal : 15 Hari Terakhir HZ Tidak ke Mesjid Padanglua

Banuhampu, kaba12.com — Hasil pemeriksaan labor RS.Unand Padang, swab test yang dilakukan terhadap 8 warga Padanglua, kecamatan Banuhampu, hasil tracking awal kasus pasien HZ, yang positif terinfeksi covid-19, Senin,(13/7) pagi, seluruhnya dinyatakan negative.

Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Afdhal, camat Banuhampu, Senin malam ini,sekitar pukul 20.15 WIB, sesuai laporan kepala puskemas Padanglua, dari pusat laboratorium RS.Unand Padang, disebutkan 8 warga yang mengikut swab test Senin tadi pagi, hasilnya sudah keluar.

“ Alhamdulillah, seluruhnya negative. 8 warga, 5 dewasa dan 3 anak-anak yang menjalani tes swab di Padanglua, Senin tadi pagi, dinyatakan negative, “ sebut Afdhal kepada kaba12.com.

Disebutkan Afdhal, proses pemeriksaan labor, dengan sample yang langsung dikirim tim medis puskesmas Padanglua, ke pusat laboratorium RS.Unand, Padang, cepat diselesaikan oleh tim labor tersebut, sehingga hasilnya bisa langsung diperoleh malam ini.

Dijelaskan Afdhal, pihaknya bersama tim puskesmas di Banuhampu, langsung bergerak cepat, setelah diinformasikan Sabtu kemarin, ada kasus baru warga yang positif terinfeksi virus corona, sehingga pihaknya bersama tim puskesmas langsung melakukan tracking dan menggelar tes swab Senin pagi.

“ Kita memang berharap, hasil labornya bisa cepat keluar, sehingga langkah-langkah lanjutan bisa langsung dilakukan. Hasilnya, Alhamdulillah, 8 warga yang merupakan keluarga dekat HZ, menjalani swab test, seluruhnya negative, “ sebut Afdhal mengulang.

Hasil negative tersebut, sangat melegakan jajaran pemerintah masyarakat, menyusul mencuatnya kasus baru covid-19 di kabupaten Agam, saat new normal yang diberlakukan sejak awal Juni lalu, dengan positifnya HZ warga Padanglua terinfeksi covid-19 setelah menjalani rapid test di pelabuhan Muaro di Padang saat menuju Mentawai.

Sementara dari pengembangan tracking di lapangan, khususnya di masjid Padanglua, disebutkan Afdhal, pihaknya bersama pengurus masjid sudah memastikan, bahwa HZ sudah lebih dari 15 tidak melakukan aktifitas di mesjis tersebut.

Bahkan, dari hasil pantauan CCTV masjid, saat berada di masjid pun, HZ tidak berinteraksi langsung dengan para jamaah lain, termasuk bersalaman, “ kita simpulkan, bahwa potensi penyebaran di masjid yang sebelumnya menjadi target kita, tidak dikuatirkan lagi. Mudah-mudahan, dengan hasil negative ini, potensi penyebaran covid-19 di Banuhampu bisa diputus, “ tegas Afdhal, camat Banuhampu itu lagi.

HARMEN

0Shares