Maninjau, kaba12.com — Harga daging ayam broiler di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Agam masih mengalami kenaikan pada hari pertama puasa Ramadhan 1442 Hijiriah.
Saat ini harga salah satu bahan pokok itu dijual pedagang berkisar Rp 60 ribu per ekor. Sementara harga sebelumnya berkisar Rp 50 ribu per ekor.
Salah seorang penjual daging ayam di Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Edi (45) mengakui kenaikan harga daging ayam sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Ia menyebut, kenaikan ini disebabkan oleh terbatasnya pasokan ayam broiler dari peternak di Sumatera Barat.
“Iya, sekarang harga daging ayam naik Rp 10 ribu. Harga sebelumnya berkisar Rp 50 ribu, sedangkan saat ini dijual Rp 60 ribu per ekor,” ujar Edi saat ditemui kaba12.com, Selasa (13/4)
Ia menambahkan, kenaikan ini dipicu oleh faktor terbatasnya stok ketersediaan ayam di tingkat peternak. Sementara permintaan dari masyarakat saat ini terbilang cukup tinggi, semenjak memasuki bulan Ramadhan.
“Biasanya stok ayam didapat dari peternak di Pariaman dan Payakumbuh. Namun saat ini ketersediaannya terbatas, sehingga menyebabkan kenaikan harga,” katanya.
Disebutkan Edi, kenaikan harga daging ayam potong ini diperkirakan hingga pertengahan bulan Ramadhan. Setelah itu, harganya kembali stabil menjelang masuknya hari raya Idul Fitri.
“Kemungkinan harga daging ayam kembali stabil pada pertengahan bulan puasa nanti. Kemudian, harganya akan melonjak lagi menjelang datangnya hari raya Idul Fitri karena permintaan pada saat itu akan meningkat dan menyesuaikan harga dipasaran,” jelasnya.
(Bryan)
