Hari Pertama Kerja, 11 Pejabat Struktural Dirotasi

Bukittinggi, KABA12.com — Ada yang unik dalam pelaksanaan apel bersama yang dilaksanakan setelah libur dan cuti lebaran Idul Fitri 1439 H. Pada hari pertama masuk kerja itu, Walikota juga melakukan rotasi sekaligus pelantikan beberapa Pejabat Struktural di lingkungan Pemko Bukittinggi, di Halaman Balaikota Bukittinggi, Kamis (21/06).

Terdapat 11 pejabat yang dilanti, Rahmat AE menjadi Sekretaris Dinas PU dan Penataan Ruang, Dedi Syafrizal menjadi Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Amrijon menjadi Sekretaris Dinas Perkim, Fauzan menjadi Kabid Cipta Karya Dinas PU dan penataan ruang, Yosef Anwar Kabid Prasarana dan Fasilitas Umum PU, Erizal menjadi Kabid Pengelolaan Sampah dan Sarana Praasarana Dinas Lingkup, Susilo menjadi Kabid Pengendalian Operasional Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Dinas Kebakaran, Yopi Zulfikar menjadi Kasi Perencanaan dan Pengendalian Dinas Perkim, Saiful Mustofa menjadi Kasi Air Minum dan Sanitasi Dinas PU dan Penataan Ruang, Winurdin menjadi Sekretaris Lurah Aur Kuning ABTB dan Hendra Wirman menjadi Lurah Campago Ipuah MKS.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, seluruh ASN harus dapat bekerja dengan ikhlas. Apalagi sekarang sudah bulan Juni, sudah ditengah tahun, cukup banyak tugas yang tertinggal. Karena itu perlu dikejar percepatan kinerja untuk percepatan terlaksananya pembangunan.

“Dihari pertama kerja ini, mari kita semangat lagi. Kita kejar ketertinggalan kita. Kita implementasikan apa yang sudah kita latih selama satu bulan ramadhan kemarin. Kemudian, Saya minta SKPD untuk merapatkan dan mengkaji apa upaya untuk mempercepat kinerja. Sepanjang sesuai aturan tidak ada masalah, saya akan berdiri paling depan untuk melindungi kinerja kita. Jika ada keraguan bisa berkonsultasi dengan SKPD terkait maupun dengan instansi sektoral seperti kejaksaan, kepolisian dan sebagainya,” jelas Wako.

Lebih lanjut, Ramlan menyampaikan, proses mutasi merupakan hal biasa dalam pemerintahan. Terdapat penilaian tersendiri dalam prosesnya. “Penilaian dilakukan secara objektif. Dimana mutasi atau rotasi dilakukan untuk penyegaran serta peningkatakn kinerja kedepan,” tegasnya.

(Ophik)

0Shares