Kaba Terkini

Harga Ikan Kering Nelayan Tiku Naik

Tiku, KABA12.com — Ikan kering produksi nelayan Tiku, Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam alami kenaikan harga, akibat hasil tangkapan berkurang.

Menurut salah seorang produsen ikan kering Tiku, Zawirman, Selasa (18/8), selain dipengaruhi musim, nelayan juga lebih fokus menangkap ikan segar dibanding menangkap ikan khusus untuk ikan kering.

‘’Dipilihnya produksi ikan segar oleh nelayan dikarenakan arus transaksi yang cepat dibanding ikan kering. Kalau ikan kering butuh berhari-hari baru bisa menghasilkan uang,” katanya.

Ia menambahkan, kenaikan harga ikan kering nelayan Tiku sudah berlangsung beberapa bulan terakhir.

Sementara itu, pemilik usaha Rodi Maco mengatakan beberapa bulan terakhir cuaca tidak yang menentu dengan ombak cukup besar mengakibatkan nelayan tidak bisa ke laut, terutama memasang pukat tepi.

Dirinci, harga ikan kering nelayan Tiku mengalami kenaikan variatif tergantung jenis. Ikan kering jenis bada saat ini berkisar antara Rp70 ribu hingga Rp80 ribu perkilogramnya. “Kalau harga normal bada berkisar antara Rp55 ribu sampai 65 ribu,” sebutnya.

Sedangkan, harga ikan kering jenis kase berkisar Rp35 ribu hingga Rp40 ribu, dengan harga normal Rp25 ribu hingga Rp30 ribu perkilogramnya. “Ikan maco untuk rakik mengalami kenaikan drastis, dari Rp8 ribu menjadi Rp14 ribu hingga Rp17 ribu perkilogram,” ujarnya.

Meski mengalami kenaikan harga, Rodi mengaku pesanan ikan kering ke tempat usahanya justru mengalami peningkatan.

(Jaswit)

0Shares
To Top