Lubukbasung,kaba12 — Isu gempa megatrust dan potensi gempa di wilayah Sumbar termasuk di Patahan Sianok, seakan luput dari perhatian banyak pihak. Termasuk pemangku kepentingan di Pemkab.Agam.
Dibuktikan, daerah lain di Sumbar kerap mengangkat kegiatan antisipasi termasuk simulasi terkait isu gempa megatrust, namun daerah ini terlihat hanya jadi penonton, sementara potensi ancaman terbilang tinggi berkaca pada kondisi yang pernah terjadi.
Isu gempa megatrust dan patahan Sianok itu menjadi salah satu agenda penting yang diangkat Communication and Rescue ( CORE ) ORARI Bukittinggi-Agam yang sengaja menjadikan isu itu sebagai salah satu agenda penting dalam pengukuhan CORE ORARI dan simulasi yang akan digelar Sabtu, (18/1) di Camp Tapian Ratu Ngarai Sianok.

Simulasi gempa megatrust dan patahan Sianok itu, dijadualkan selain akan diikuti oleh para anggota ORARI Lokal Bukittinggi-Agam, juga melibatkan berbagai unsur dalam penanganan dampak bencana, baik dari KSB, Kelompok Wartawan Siaga Bencana, anggota ORARI se Sumbar, pengguna radio komunikasi se Sumbar dan BPBD Agam.
Menurut Ichwan Pratama Danda, Kabid.KL BPBD Agam yang juga anggota ORARI Lokal Bukittinggi-Agam, pihaknya di BPBD Agam diminta memberi dukungan kegiatan simulasi dan pengukuhan CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam, yang dijadualkan akan berlangsung dua hari di Camp Tapian Ratu Ngarai Sianok.
Secara khusus, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam tersebut, pasalnya hal itu akan sangat membantu pihaknya dalam upaya antisipasi dampak potensi megatrust termasuk potensi gempa patahan Sianok yang notebone-nya, akan sangat berdampak terhadap masyarakat di Kabupaten Agam.
“Kami sangat berterimakasih atas peran aktif ORARI Lokal Bukittinggi-Agam yang mengangkat isu gempa megatrust dan potensi gempa patahan Sianok tersebut. Karena hal itu penting sebagai salah satu langkah antisipasi dampak terhadap masyarakat. Ini wujud kesiapsiagaan kita dalam menghadapi berbagai potensi kemungkinan yang bisa kapan saja terjadi, “sebut Ichwan.
Bahkan Ichwan Pratama Danda menyebutkan, peran ORARI justru sangat vital dalam konteks komunikasi dan penyebar luasan informasi, “kami sangat terbantu dengan peran dan dukungan ORARI Lokal Bukittinggi-Agam dalam kegiatan penanganan kebencanaan selama ini, termasuk saat bencana erupsi Gunung Marapi tahun lalu, “ulasnya.

Disebutkan Kabid.KL BPBD Agam itu, dalam kegiatan yang digelar ORARI Lokal Bukittinggi – Agam yang diketuai Syahrul Junaidi, SH – YB5AJO itu,Kalaksa BPBD Agam Budi Perwira Negara juga dijadualkan akan menyampaikan materi terkait dengan manajemen bencana yang dilanjutkan dengan simulasi penanganan komunikasi-informasi isu gempa megatrust dan patahan Sianok, yang disebutkannya sebagai bagian pembekalan utama dalam penanganan dampak kebencanaan.
Pengukuhan CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam dan simulasi penanganan dampak bencana gempa megatrust dan patahapan Sianok dalam bidang komunikasi-informasi itu, merupakan agenda penting bahkan menjadi muatan besar bagi jajaran terkait dalam penanganan dampak kebencanaan di Kabupaten Agam.
(HARMEN)