Ampek Angkek, KABA12.com — Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menjelaskan, guru merupakan indikator keberhasilan gerakan literasi. Guru tidak hanya dituntut untuk hebat mengajar di kelas, namun pengembangan profesionalitas guru dalam hal literasi perlu ditingkatkan.
“Guru profesional adalah guru yang bisa menciptakan karya nyata, berinovasi dan menjawab tantangan masa depan dengan karyanya untuk kemajuan pendidikan,” katanya saat menghadiri gebyar literasi yang digelar oleh SMPN 3 Ampek Angkek, Kamis (27/02).
Trinda menambahkan, majalah juga mempunyai tujuan khusus dalam mengembangkan kemampuan dan minat siswa.
“Sebagai media komunikasi, kreativitas, meningkatkan keterampilan menulis, membangun kebiasan membaca, melatih kecerdasan berpikir, dan melatih berorganisasi,” jelasnya.
Pada tahun 2018 SMPN 3 Ampek Angkek juga menggelar launching Sagu Sabu Sasi Sabu (satu guru satu buku, satu siswa satu buku) dan menghasilkan sebanyak 85 buku. Sedangkan pada tahun 2019 melaunching 184 buku untuk literasi baca tulis, pameran literasi sains, budaya, madani dan digital.
(Virgo/*)
