Maninjau, KABA12.com — Gempa Bumi yang terjadi di Mentawai, juga dirasakan langsung masyarakat Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.
Seperti yang diungkapkan salah seorang warga Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Yulius (69), gempa terjadi dua kali. Kejadian pertama setelah sholat Ashar. Sedangkan kejadian kedua, terasa menjelang sholat Magrib.
“Segala musibah merupakan kekuasan Allah SWT. Untuk itu, tidak ada seorang pun manusia yang mengetahui kapan dan dimana musibah itu terjadi. Manusia hanya bisa memperkira-kira saja,” katanya
Menurut Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi dengan kekuatan 5,3 SR. Kejadian pada pukul 16:03:10, Sabtu (2/2) dengan pusat magnitudo di 106 KM Tenggara Mentawai. Gempa dinyatakan tidak berpotensi tsunami.
Sedangkan kejadian kedua, Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 6,0 SR pada pukul 17:59:28 WIB waktu yang sama. Sabtu (2/2) dengan pusat magnitudo di 18 KM Tenggara Mentawai. Gempa dinyatakan tidak berpotensi tsunami.
(Ardi)
