Lubukbasung, kaba12.com — Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Agam dinilai oleh tim dari Provinsi Sumatera Barat, Senin (8/8).
Kedatangan tim penilai itu disambut oleh Bupati Agam, Sekda, Ketua Forikan Agam, dan sejumlah OPD di Rumah Dinas Bupati di Padang Baru, Lubukbasung.
Forikan Kabupaten Agam diketahui menjadi forum perdana yang dinilai oleh tim provinsi, setelah dinobatkan sebagai delapan besar nominator lomba program Forikan usai penyampaian ekspos di Kota Padang beberapa waktu lalu.
Ketua Forikan Agam, Ny Yenni Andri Warman mengaku bangga atas penilaian yang dilakukan tim provinsi. Pasalnya, selain masuk dalam delapan besar nominator lomba, Forikan Agam juga menjadi forum perdana yang dinilai tim penilai lomba program Forikan Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat.
Ia menyebut, pihaknya juga gencar melakukan gerakan peningkatan konsumsi ikan oleh masyarakat Agam.

“Forikan Agam sangat gencar melakukan gerakan peningkatan konsumsi ikan. Bahkan, angka konsumsi ikan oleh masyarakat Agam terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Yakni mencapai 41,83 Kg perkapita pertahun, dimana sebelumnya hanya 31,15 Kg perkapita pertahun,” katanya.
Selain itu, Forikan Agam juga menetapkan sejumlah program kerja diantaranya, melakukan pencegahan stunting dengan memberikan makanan tambahan berbahan ikan kepada anak dan balita, membudayakan makan ikan sejak dini di sekolah-sekolah, menggiatkan wisata edukasi dan kuliner berbasis berbahan serba ikan, serta menggerakkan ketahanan gizi rumah tangga berbasis ikan melalui program bantuan benih ikan dan budidaya ikan dalam ember.
“Disamping pembinaan kelembagaan forikan dan terus menjalin kerjasama dengan mitra kerja, kami juga gencar melakukan disversifikasi olahan ikan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Forikan Agam optimis bisa meraih juara pada lomba tingkat provinsi kali ini. Pasalnya, program-program Forikan sudah menjadi tugas pokok dan fungsi Forikan Kabupaten Agam.
“Bahkan, Forikan Agam saat ini menjadi motor penggerak program gemarikan di tengah-tengah masyarakat, agar konsumsi ikan oleh masyarakat bisa terus meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Program Forikan, Ny Candra Gumilarti menyebutkan, Kabupaten Agam menjadi daerah pertama yang dikunjungi tim penilai dalam lomba kali ini.
Ia mengatakan, penilaian yang dilakukan merupakan tindak lanjut ekspos Ketua Forikan Agam, pada 6 Juli lalu di Hotel Axana, Kota Padang. Pada ekspos tersebut tim sudah melakukan penilaian dan seleksi.
“Dari hasil ekspos tersebut maka kami menentukan nominasi, yakni mengerucut menjadi delapan, dan Agam masuk salah satu nominator itu,” katanya.
Dijelaskan, lomba program Forikan ini memiliki tujuan sebagai upaya evaluasi terhadap sejauh mana Forikan di kabupaten/kota telah melakukan kegiatan terkait Forikan.
Kemudian sebagai media bagi Forikan kabupaten/kota untuk melakukan kreasi dan motivasi dalam menjalankan pengembangan program. Selanjutnya, menjadi sarana berbagi informasi bagi Forikan kabupaten/kota.
“Intinya lomba ini menjadi suatu hal positif, yang nantinya bermuara pada peningkatan konsumsi ikan oleh masyarakat di kabupaten dan kota,” jelasnya.
(Bryan)
