Festival Pacu Biduak dan Manangkok Rinyuak 2024, Event Lestarikan Kearifan Lokal

Sungai Batang,kaba12 — Setelah sempat hilang, Festival Rinyuak 2019 dan 2020, saat ini Pacu Biduak dan Manangkok Rinyuak secara tradisional kembali muncul. Event dalam upaya pelestarian budaya masyarakat Danau Maninjau, khususnya di Nagari Sungai Batang, merupakan upaya menjaga kearifan lokal dan nilai-nilai gotong royong itu, kembali digelar, Jumat,(27/9).

Event khusus yang berlangsung meriah itu, mendapat perhatian luas dari banyak kalangan terutama para generasimuda setempat, apalagi kegiatan itu digelar oleh komunitas pemuda-pemudi di kampung kelahiran Buya Hamka itu

Menurut Ahsin Datuak Bandaro Kayo, selaku Walinagari Sungai Batang, event yang digelar atas kolaborasi komunitas pemuda-pemudi di Kampung Kelahiran Buya Hamka ini, melibatkan anak nagari dari tujuh nagari.

“Kita terus bergerak meningkatkan upaya pemberdayaan pemuda-pemudi sebagai ujung tombak kemajuan nagari. Dan kita akan dorong terus bagaimana Desa Budaya dan Desa Wisata Nasional ini memberi dampak kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam, Dedi Asmar sangat bangga dan memberi apresiasi event yang digelar di Nagari Sungai Batang tersebut.

Pelestarian budaya lokal ini, sebutnya sangat tepat terlaksana di objek wisata Tapian Kualo, sebagai salah satu destinasi terbaik Sungai Batang ini bebas keramba jaring apung dengan pemandangan lepas dan indah.

“Disini sangat indah dan banyak terlaksana atraksi budaya sebagai daya tarik wisata. Dan kami dari Pemkab.Agam sangat mendukung pengembangan event atraksi kedepan,” tegasnya serius.

Handria Asmi, Kepala DPMN Agam mewakili Bupati, mengaku bangga dengan digelarnya event tersebut oleh para pemuda bersama pemerintah nagari.

Mantan Camat Tanjung Raya itu, menggali kenangannya saat bertugas sebagai camat di wIlayah itu. Pasalnya Sungai Batang sebagai salah satu nagari dari 10 nagari di Kecamatan Tanjung Raya, disebutkan banyak kenangan dan terobosan terlaksana selama dia menjabat Camat Tanjung Raya beberapa tahun lalu, termasuk Dermaga Objek Wisata Tapian Kualo itu sendiri., merupakan hasil karyanya bersama Pemerintahan Nagari Sungai Batang.

“Sungai Batang sangat luar biasa. Banyak potensi hebat terpendam yang harus kita bangkitkan untuk kesejahteraan masyarakat. Melalui event budaya ini, akan membawa pertumbuhan dan perkembangan ekonomi sekaligus melestarikan kebudayaan masyarakat Danau Maninjau,” sebutnya.

(HARMEN)

0Shares