Kaba Terkini

Erupsi Gunung Api Marapi, Aktivitas Warga Berjalan Normal

Foto/teks : Harmen/BPBD Agam

Canduang, kaba12.com — Erupsi Gunung api Marapi yang terjadi sejak Sabtu pekan lalu disikapi ekstra hati-hati oleh warga di sekitar kawasan gunung tersebut, seiring peringatan waspada level II yang dikeluarkan PVMBG sejak pekan lalu, yang melarang warga beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak Gunung api Marapi.

Walau demikian, warga di sepanjang kawasan kini Gunungapi Api Marapi, dalam radius sekitar 4 km dari puncak gunung, masih tetap menjalankan aktivitasnya masing-masing, terutama menggelola areal perkebunan markisa di wilayah Tabek Gadang, Batang Silasiah, Nagari Bukik Batabuah, kecamatan Canduang.

Bahkan, informasi yang diperoleh kaba12.com, aktivitas warga tetap berjalan normal, terutama dalam menjalankan kegiatan harian di kawasan perkebunan markisa yang membentang luas di sepanjang kaki gunung api Marapi tersebut.


Aktivitas warga di Tabek Gadang, Batang Silasiah, Nagari Bukik Batabuah, kecamatan Canduang tetap berjalan normal terutama di area perkebunan markisa di sepanjang kaki gunung api Marapi yang masih erupsi sejak Sabtu pekan lalu.

Seperti disebutkan salah satu tokoh masyarakat Tabek Gadang, Batang Silasiah, Bukik Batabuah Edi Chandra yang akrab disapa Patiah Chan yang bersama Kepala BPBD Agam Bambang Warsito, di satu pondok areal perkebunan markisa Sabtu, (14/1) sore.

Disebutkan Edi Chandra, pasca erupsi gunungapi Marapi yang terjadi sejak Sabtu pekan lalu, warga khususnya para petani markisa di wilayah itu sudah diingatkan untuk waspada dan mentaati himbauan PVMBG dan BPBD Agam untuk tidak mendekat ke areal radius 3 km.

Dijelaskan, kawasan perkebunan markisa yang membentang luas di sepanjang kaki gunungapi Marapi itu, berada cukup jauh dari lokasi puncak gunung, sekitar 4 km, sehingga untuk status wasapda level II yang ditetapkan masih di posisi aman, “ Alhamdulillah, aktivitas warga masih tetap berjalan normal, namun kami terus memantau perkembangan erupsi yang terjadi, dan selalu saling berkomunikasi dengan warga, “ujarnya.

Edi Chandra yang juga tim KSB Nagari Bukik Batabuah itu, menyebutkan, pihak terkait baik dari BPBD Agam, PVMBG dan unsur lain nagari dan kecamatan juga terus memantau perkembangan di lapangan, “ mudah-mudahan, tidak ada hal-hal yang luar biasa, “ sebutnya

Hal senada dikatakan Bambang Warsito, kepala BPBD Agam yang menyebutkan, aktivitas warga tetap berjalan normal, namun pihaknya tetap memantau dan menjalin komunikasi di lapangan.

Disebutkan, warga khususnya kalangan petani yang menggarap areal perkebunan markisa di wilayah tersebut, juga tidak terganggu dengan adanya erupsi gunungapi Marapi tersebut dibuktikan dengan lancarnya aktivitas warga di sepanjang kawasan tersebut.

Sementara kondisi terkini Gunung api Marapi, erupsi sepanjang Sabtu ini sulit terpantau kasat mata, karena kondisi cuaca, kabut tebal dan hujan lebat.

HARMEN

To Top