Kaba Terkini

KUPS Nagari Koto Kaciak Panen Perdana Madu Galo-Galo, Hasilkan 2 Liter Madu Murni

Foto: Bryan/KABA12.com

Koto Kaciak, KABA12.com — Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Sirantiah, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam melakukan panen perdana madu lebah galo-galo di Pandam, Jorong Koto Kaciak, Sabtu (14/1).

Panen perdana usaha budidaya lebah madu yang dikelola oleh KUPS dibawah naungan Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN) itu dihadiri unsur pokdarwis, perangkat nagari, dan puluhan mahasiswa KKN dari UNP.

Ketua KUPS Sirantiah Nagari Koto Kaciak, Maulana Ihsan mengatakan, panen madu perdana yang dilakukan kali ini sukses menghasilkan sebanyak 2 liter madu galo-galo murni dari 23 stup (kotak) yang tersedia.


Hasil panen perdana madu lebah galo-galo oleh KUPS Nagari Koto Kaciak, Sabtu (14/1)

“Alhamdulilah, usaha budidaya lebah madu galo-galo yang dikelola KUPS Sirantiah membuahkan hasil yang cukup baik. Untuk panen perdana ini menghasilkan 2 liter madu murni,” ujarnya kepada KABA12.com.

Menurutnya, keberhasilan pihaknya melakukan melakukan panen perdana madu lebah galo-galo merupakan hasil kerja keras anggota kelompok yang mengelola usaha budidaya lebah tersebut, dan tidak terlepas dari pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh UPTD KPHL Agam Raya.

Selain itu, hasil panen perdana ini menunjukkan bahwa budidaya lebah madu tanpa sengat tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan di Nagari Koto Kaciak. Apalagi kawasan hutan setempat memiliki banyak potensi tanaman sebagai sumber makanan bagi lebah madu galo-galo.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terutama KPHL Agam Raya yang sudah melakukan pembinaan dan pendampingan budidaya lebah madu galo-galo kepada KUPS Sirantiah sejak beberapa waktu lalu,” katanya.

Ia menjelaskan, program budidaya lebah galo-galo atau trigona ini berjalan sejak Oktober 2022 lalu, yang diawali dengan pemberian bantuan sebanyak 25 stup lebah galo-galo dari UPTD KPHL Agam Raya.

Sejumlah anggota KUPS Nagari Koto Kaciak melakukan panen perdana madu lebah galo-galo di kawasan hutan di Pandam, Jorong Koto Kaciak, Sabtu (14/1).

“Kami berharap hasil ini terus berkembang sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan bantuan tambahan stup dan koloni lebah galo-galo agar pengembangan usaha budidaya itu bisa berjalan maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, salah seorang anggota KUPS Sirantiah, Muhammad Raihan menyebut, madu lebah galo-galo ini memiliki rasa manis yang dipadukan dengan rasa asam dan sedikit rasa pahit.

“Rasanya manis-manis asam dan sedikit rasa pahit. Untuk khasiatnya sangat banyak, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, meredakan flu dan batuk, menurunkan kolesterol, baik untuk penyembuhan luka, dan sebagainya,” jelasnya.

(Bryan)

To Top