Lubukbasung, kaba12.com — Untuk tetap membangun kepedulian masyarakat untuk selalu waspada dan berperan dalam memutus rantai penyebaran virus corona, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Agam, dr. Elvera Susanti bersama beberapa pengurusnya, gelar edukasi dan silaturrahmi dengan warga Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Lubukbasung, Jum’at (10/7) malam.
Malam silaturrahmi yang dialami makan malam bersama di aula panti asuhan putra Muhammadiyah tersebut, dihadiri seluruh warga panti asuhan putra Muhammadiyah Lubukbasung itu, kepala DPMN Agam Teddy Martha, dan anggota jurubicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam.
Dalam malam silaturrahmi dan edukasi itu dr. Elvera Susanti menyebutkan, para warga panti dan anak-anak asuhan, mesti memahami apa sesungguhnya covid-19 yang saat ini menjadi pandemic di dunia, apa langkah antisipasi yang harus dilakukan termasuk upaya untuk memutus rantai penyebarannya pada masyarakat.
Dijelaskan Elvera Susanti, virus corona sangat mudah menyebar, salah satunya melalui udara seperti saat bersin dan melalui media penyebaran lainnya, “ semua harus memahami, termasuk anak-anak warga panti asuhan, sehingga upaya memutus rantai penyebarannya pun bisa dilakukan dengan mudah, “ sebutnya.

Ketua IDI Agam, yang juga ketua Satgas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 IDI SUmbar itu, menegaskan, upaya antisipasi untuk memutus rantai penyebaran virus corona itu, dengan cara memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman saat berada di keramaian dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, serta mematuhi protokol kesehatan lainnya yang ditetapkan pemerintah.
“ Kami berharap, adik-adik warga panti asuhan, bisa berperan untuk ikut mensosialisasikan arti penting penerapan protokol kesehatan dan selalu saling menjaga sesama, karena dengan mematuhi protokol kesehatan, berarti kita sudah saling menjaga keselamatan orang lain, “ ulasnya.
Silaturrahmi dan rangkain kegiatan edukasi yang dilakukan ketua IDI Agam dr.Elvera Susanti yang didampingi dr.Windy pada anak-anak warga panti asuhan putra Muhammadiyah itu, direncanakan akan terus berlanjut ke berbagai komponen masyarakat, sebagai upaya dini memutus rantai penyebaran covid-19 di kabupaten Agam.
HARMEN
