Lubukbasung,kaba12 — Dampak hujan lebat yang memicu longsor dan banjir bandang, ditengarai jadi pemicu terputusnya jaringan komunikasi ke Kecamatan Malalak. Diinformasikan, sejak 3 hari terakhir, pasca longsor yang bertubi-tubi menghantam wilayah tersebut, menyebabkan akses jaringan listrik terputus, termasuk saluran komunikasi.
Sementara, masyarakat dan para perantau ,termasuk kalangan media yang berharap mendapatkan informasi terkini terkait dengan dampak bencana banjir bandang yang melanda Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Rabu,(26/11) sore, hingga Rabu malam masih kesulitan untuk mendapatkan akses.
Informasi yang dihimpun kaba12, saat ini kecamatan Malalak betul-betul terisolasi, tidak hanya ruas jalan masuk dan keluar dari wilayah itu,tapi juga saluran komunikasi, jaringan listrik dan kebutuhan mendasar lain, sulit dipasok. Jalur satu-satunya yang bisa untuk masuk ke wilayah Malalak, hanya dari jalur Sicincin dan Tandikek, Padang Pariaman, sementara dari Balingka, jalur jalan sudah terputus akibat longsor termasuk dari arah Sungai Geringging.

Dilain pihak, informasi yang berhasil diperoleh kaba12,dampak terjangan banjir bandang yang melanda Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, menyebabkan kerusakan yang cukup parah.
Dilaporkan banyak rumah warga yang rusak. Material banjir bandang berupa lumpur dan batu-batu besar meninbum berbagai sarana vital warga, tidak hanya ruas jalan, tapi juga sarana irigasi, termasuk penerangan listrik, banyak tiang listrik yang tumbang sehingga Malalak dikabarkan kini gelap gulita.

Sementara dampak terjangan banjir bandang yang melanda wilayah pemukiman penduduk ditengah hujan lebat Rabu sore tadi, juga tidak hanya menyebabkan kerusakan serius di banyak titik, tapi juga dikabarkan menyebabkan banyak korban , termasuk korban jiwa.
“Informasi resmi masih belum bis akita peroleh dari Malalak, semua akses komunikasi terputus, bahkan dikabar aliran listrik juga padam sejak beberapa hari terakhir, “ sebut Eki Marlinda, Kabid. Kerjasama- Informasi Diskominfo Agam.

Untuk memastikan kondisi di Malalak,Pemkab.Agam sudah menurunkan tim awal yang dipimpin Kalaksa BPBD Agam Rahmad Lasmono, namun upaya konfirmasi berbagai pihak dengan yang bersangkutan juga terputus .Diduga, Rahmad Lasmono juga terdampak terputusnya akses komunikasi.

Bahkan, Eki Marlinda bersama tim Diskominfo Agam, Rabu malam juga langsung bergerak ke Malalak, melalui jalur Sicincin, Padang Pariaman dengan membawa perangkat pendukung komunikasi dan tim teknis untuk proses penyebar-luasan informasi, “kami akan bergerak ke Malalak, mudah-mudahan bisa segera sampai ke lokasi dan segera kami kabarkan, “sebut Eki Marlinda kepada kaba12.
(HARMEN)
