Bukittinggi, KABA12.com — Seluruh fraksi DPRD Bukittinggi sampaikan pandangan umum fraksi atas ranperda penyertaan modal ke BPR Jam Gadang.
Agenda tersebut dilaksanakan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Bukittinggi, Senin (09/10).
Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua, H. Trismon, dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Walikota, Wakil Walikota, Forkompimda, Sekda, Penggagas berdirinya BPR Jam Gadang, Kepala OPD, Niniak Mamak, Bundo Kanduang dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Wakil Ketua DPRD, H. Trismon menyampaikan apresiasi kepada pemko yang telah menghantarkan ranperda penyertaan modal, setelah beberapa hari lalu secara bersama-sama BPR Jam Gadang disetujui menjadi BUMD.
Dalam pemandangan umum yang disampaikan seluruh fraksi di DPRD, secara garis besar memberikan beberapa pertanyaan terkait ranperda penyertaan modal itu.
“Fraksi di dewan memberikan sejumlah pertanyaan seperti, terkait deviden yang dapat disetorkan sebagai PAD, status pegawai BPR Jam Gadang, upaya pemko agar BPR Jam Gadang lebih dikenal warga sehingga dapat menjadi nasabah dan beberapa pertanyaan lainnya,” jelasnya.
Pertanyaan dari fraksi itu, lanjut Trismon, tentu saja akan menjadi bahan untuk pemko, dalam pembahasan lanjutan nantinya sebelum disahkan menjadi perda. BPR Jam Gadang tentunya diharapkan menjadi mitra kerja pemerintah untuk membantu perekonomian masyarakat dan menekan angka kemiskinan.
” DPRD mengharapkan agar visi misi BPR Jam Gadang tidak berubah. Sehingga masyarakat terselamatkan dari jebakan para rentenir dan terbantu dalam hal permodalan, khusus bagi pengusaha mikro dan kecil,” ujarnya.
Sementara itu, Dt. Pandak, salah satu pendiri BPR Jam Gadang menjelaskan BPR berdiri secara resmi sejak tanggal 14 September 2006. Diprakarsai oleh KAN Yang Limo (KAN Mandiangin, KAN Guguak Panjang, Tigo Baleh, Koto Selayan dan Aur Birugo) Pemko Bukittinggi dan Bank Nagari.
“Dengan dijadikan BUMD ini agar BPR tidak berubah dan akan menjalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan persereoan. Kami atas nama pendiri berharap DPRD menyetujui penyertaan modal yang dihantarkan pemko agar BPR Jam Gadang dapat lebih berkontribusi kepada pemerintah dalam membantu perekonomian masyarakat,” harapnya.
(Ophik)
