DPRD Agam Reses ke Tanjung Raya. Save Maninjau Topik Hangat

Maninjau, kaba12.com — Menjemput aspirasi masyarakat anggota DPRD Agam ke daerah pemilihan (Dapil) VI membawahi kecamatan Matur dan Tanjung Raya Reses yang dipusatkan ke Kecamatan Tanjung Raya, Jum’at (29/6) di aula kantor camat tersebut berlangsung hangat.

Anggota DPRD Agam dapil VI yang hadir pada kesempatan itu yaitu, Irfan Amran, Syaharudin, Masrel Syofa, Nofrizal Annas, dan M. Abrar.

Tokoh masyarakat sekitar dalam moment kunker DPRD Agam Dapil VI itu, meminta agar ada upaya baik dari DPRD Agam mapun Pemkab. Agam untuk tidak lanjut dari program Save Maninjau.

Tidak hanya itu, mereka juga meminta pengecoran bibir jalan di Maninjau.

Selain itu, karena telah dibukanya jalan tembus dari Ambun Pagi ke Maninjau, masyarakat berharap agar pengerjaan jalan seterusnya diambil alih oleh pemerintah kabupaten dan bisa menjadi salah satu jalan alternatif menuju Bukittinggi tanpa harus melewati Kelok 44. Selain itu masyarakat juga mempertanyakan mengenai penanganan masalah pelayanan kesehatan yang kurang optimal di RSUD Lubuk Basung.

Menanggapi berbagai harapan dan aspirasi masyarakat tersebut, beberapa anggota DPRD Agam itu mengaku salut akan perhatian dan kepedulian masyarakat.

Mengenai Save Maninjau dijelaskan Irfan Amran, sampai saat ini belum ada tindak lanjut.

Hal itu karena belum tersedianya anggaran dari pemerintah pusat untuk Save Maninjau dan baru dianggarkan untuk tahun 2019.

Kemudian mengenai kurang optimalnya penanganan dan pelayanan kesehatan di RSUD Lubuk Basung juga dijelaskan oleh Syaharudin karena masih terbatasnya tenaga medis di kabupaten Agam tidak hanya di RSUD Lubuk Basung.

“Kami telah menindak lanjuti hal ini dengan mengadakan rapat kerja dengan kepala RSUD Lubuk Basung agar segera direliasasikan penambahan tenaga medis dan dokter di RSUD tersebut segera terlaksana,” kata Syaharudin.

Sementara Masrel Syofa, menambahkan, pembangunan jalan di Maninjau yang telah di surati oleh provinsi tetapi tidak jadi terlaksana, namun pihaknya akan mengumpulkan data berupa surat dari provinsi tersebut dan akan membicarakan dalam rapat kerja dengan DPUTR Agam.

Sedang, menurut Nofrizal Annas mengenai telah dibukanya jalan tembus Ambun Pagi- Maninjau, telah dibahas ditingkat kabupaten, dan akan dilanjutkan pembahasannya dalam rapat kerja dengan dinas terkait mengenai status jalan tersebut.

(Virgo)

0Shares