Bukittinggi, KABA12.com — DPC PPP Kota Bukittinggi terus berbenah dalam menghadapi Pemilu 2024. Kali ini melalui Outbound dan Pendidikan Politik yang digelar di Saliguri Home Stay Harau Lima Puluh Kota, 3 dan 4 September 2022.
Ketua DPC PPP Kota Bukittinggi, Dedi Fatria, menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu kewajiban partai politik dalam melakukan pendidikan politik baik kepada pengurus dan kadernya.
“Sementara kita juga ingin menguatkan silaturahmi internal yang lebih membumi antara semua komponen di partai. Makanya kita kemas dalam bentuk outbound yang otomatis akan meleburkan jarak baik antar pengurus DPC, MAJELIS, PAC, WPP, AMK, GPK,” ungkapnya.
Setelah dibuka oleh Seketaris DPW PPP Sumbar, Mulyadi, sesi pendidikan politik berjalan dengan baik. Dua narasumber yang digandeng, Wakil Ketua OKK DPW PPP Sumbar Dr. Harmen dan Dedrizal mantan Anggota DPRD Provinsi Sumbar Sekretaris DPW PPP Sumbar 2006-2011. Bahkan, Alfianus Dt Samiak salah seorang tokoh masyarakat Bukittinggi, turut hadir dalam kegiatan pendidikan politik ini dan berharap agar PPP di Bukittinggi dapat lebih baik dari sebelumnya.
Rudi Bastian, Ketua Pelaksana didampingi Ajo Syahrul Junaidi sebagai koordinator Outbound menyampaikan, kegiatan ini dikemas sebaik mungkin, agar kader PPP Bukittinggi semakin kompak. “Kami yakin pasca acara akan terasa dampak yang signifikan, kita tidak ingin ada jarak di partai, baik antara yang muda dengan yang sudah senior, apalagi dengan teman teman sayap partai seperti WPP, AMK, GPK rata rata melinieal semua, Alhamdulillah target kita sudah tercapai,” ujarnya.
Mukhrizal salah seorang peserta outbound, yang dikonfirmasi oleh KABA12, menyatakan senang dengan kegiatan ini, “akhirnya tidak ada lagi jarak diantara kami, partai ini kita harus buat seperti keluarga, semuanya harus mempunyai rasa memiliki,” ungkapnya.
Sementara itu, Dewi Anggraini, sekretaris DPC PPP Bukittinggi juga mengundang seluruh masyarakat Bukittinggi untuk bergabung dengan PPP selanjutnya akan disiapkan kegiatan lain yang akan difokuskan kepada semua caleg.
“Nanti kita ada sekolah politik agar dalam menghadapi Pemilu kita bisa satu persepsi,” pungkasnya.
(Ophik)
