Distan Agam Dorong Petani Terapkan Produksi Padi Organik

Lubukbasung, KABA12.com — Dinas Pertanian Kabupaten Agam gencarkan penerapan padi organik kepada petani daerah itu. Hal itu dilakukan, guna mengembalikan kesuburan tanah secara alamiah.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Isman Imran, pada media saat ditemui di Lubukbasung, Kamis (08/11). Dia mengatakan, melalui sistem padi organik disamping kualitas padi yang menyehatkan untuk dikosumsi juga berdampak baik terhadap ketahanan dan kesuburan tanah dalam jangka panjang.

Tidak hanya itu, menurut Isman keunggulan lainnya adalah, padi organik yang diproduksi akan tahan terhadap penyakit atau gangguan hama padi lainnya, karena biota yang melakukan perlindungan tidak rusak.

“Saat ini kita sedang melakukan pengembangan dan penggarapan lahan padi organik terhadap beberapa kelompok tani di Nagari Kamangmudiak Kecamatan Kamangmagek. Diproyeksikan sekitar 340 hektar lahan yang siap untuk dilakukan penggarapan padi organik,” ujar Isman.

Dia menjelaskan, penerapan produksi padi organik yaitunya dimana bahan organik yang digunakan sebagai pupuk bagi padi berasal dari kotoran ternak maupun tanaman tumbuh-tumbuhan atau dedaunan yang sudah berguguran.

“Nah, sebaliknya jika dilakukan penyemprotan dengan pestisida, maka akan membuat biota mati sedangkan biota diperlukan untuk melindungan tanaman itu sendiri,” jelasnya.

Isman menambahkan, Kamangmagek untuk kelompok tani yang telah menerapkan hal itu juga berupaya melaksanakan kegiatan organik lainnya, seperti tanaman buah manggis ada sekitar 20 hektar yang sedang digarap.

“Tidak hanya di Kamangmagek, ini juga sedang kita lakukan di seluruh kecamatan di Agam,” tutup Isman.

(Jaswit)

0Shares