Lubukbasung, KABA12.com — Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra minta pemerintah segera mengusut dan menangani penyebab banjir yang cukup rutin terjadi di wilayah Lubukbasung sebulan terakhir.
Hal itu menurutnya penting, karena dalam sejarah, kota Lubukbasung tidak pernah dilanda banjir separah akhir Oktober lalu, bahkan beruntun jika hujan lebat, mayoritas ruas jalan utama kota terendam.
Disebutkan Marga Indra Putra, sesuai informasi masyarakat, dampak pendangkalan drainase yang dipenuhi sampah, penyempitan saluran air akibat tidak terpelihara dengan baik serta dampak semakin banyaknya bangunan menjadi penyebab mudah terpicunya banjir di Lubukbasung.
Marga Indra Putra bahkan menyebut aksi penebangan liar di kawasan pebukitan juga menjadi pemicu banjir, karena semakin lemahnya resapan air sehingga dengan mudah menggelontorkan air ke kawasan pusat kota jika hujan lebat mengguyur,” ini risiko kemajuan yang harus diantisipasi sejak dini,” sebut Ketua DPRD Agam itu.
Marga Indra secara khusus memuji gerak cepat pemerintah yang langsung membenahi drainase dan saluran irigasi di beberapa titik yang menurutnya akan bisa mengurangi risiko banjir, ” namun harus ada langkah dan program yang fokus dari pemerintah untuk menangani masalah tersebut secara khususnya, karena jika tidak ancamannya justru akan semakin besar,” sebutnya.
Ketua DPRD Agam itu berharap pemerintah, khususnya OPD terkait bisa bergerak cepat untuk penanganan secara kompleks hal yang berkaitan dengan ancaman banjir tersebut, karena dikuatirkan jika tidak ada kajian dan program sejak dini, ancaman banjir akan semakin besar.
(Harmen)
