Kaba Terkini

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi Gelar Gebyar Literasi

Bukittinggi, KABA12.com — Dalam rangka menumbuhkembangkan budaya literasi membaca dan menulis di sekolah serta memupuk kreatifitas anak-anak kota Bukittiggi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kota Bukittinggi bekerjasama dengan SMP Negeri 4 Bukittinggi menyelenggrakan Gebyar Literasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula SMPN 4 Bukittinggi, Kamis (10/02).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi, Drs. Johnni, didampingi Kasi Pembudayaan Literasi, menjelaskan, literasi diawal kemerdekaan hanya merupakan kegiatan membaca, menulis dan berhitung. Namun, dengan kemajuan yang ada saat ini kegiatan literasi semakin berkembang sebagai kemampuan untuk memecahkan masalah.

“Ada orang yang membaca namun tidak mampu untuk berbicara, ada pula yang bisa berbicara, tetapi tidak mampu untuk menuliskannya. Kami sangat bangga karena saat ini di Bukittinggi telah ada siswa-siswa yang mampu untuk menulis dan mencari kemampuan literasi dasar lainnya. Ia berharap kegiatan gebyar literasi ini dapat menumbuhkembangkan budaya membaca menulis di kalangan siswa dan menjadikan sekolah sebagai sarana literasi yang menyenangkan. Disamping itu kegiatan Gebyar Literasi yang dan sebagai wadah untuk menyalurkan kreatifitas anak, sehingga nantinya dapat melahirkan para penulis muda yang berbakat,” ujarnya.

Kepala SMPN 4 Bukittinggi, Almasri, S.Pd mengatakan, gebyar literasi merupakan kegiatan untuk menggali potensi-potensi literasi yang ada pada siswa. Kegiatan yang diikuti 45 pelajar SMPN 3 dan SMPN 4 itu, diharapkan dapat menjadi motivasi dan wadah untuk memunculkan dan mengembangkan bakat-bakat literasi dan kreatifitas siswa yang selama ini tersembunyi.

“Kegiatan Literasi tidak saja keterampilan membaca tetapi juga kemampuan dalam melihat, mengembangkan pikiran menjadi suatu keterampilan, tingkah laku, gerak dan sebagainya. Sehingga Literasi juga seni, puisi, pidato, olah raga dan kegiatan lainnya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, Asmara, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menjelaskan, kegiatan literasi dasar yakni, menulis dan membaca, numerasi, literasi budaya, digital dan lainnya perlu digalakkan di dunia pendidikan. Asmara menilai kegiatan literasi tumbuh dan berkembang sejak usia dini karena itu perlu dipupuk dan dibina. Apabila kegiatan literasi tidak dibiasakan dari kecil, maka tentunya ketika sudah dewasa tidak akan mampu berliterasi.

“Kami mengimbau kepada para peserta dan sekolah agar menjadikan ajang gebyar literasi sebagai motivasi diri untuk berkembang dimasa yang akan datang. Sehingga Literasi nantinya dapat menjadi jati diri dunia pendidikan dalam rangka membina anak-anak yang kompleksitas dalam menumbuhkan potensi dirinya,” jelasnya.

Drs Maswadi, M.Pd , Fusional Pustakawan sebagai penangung jawab kegiatan, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda kota Bukittinggi terhadap Literasi. Lebih jauh lagi, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini nantinya juga bertujuan untuk menggagas sebuah gerakan anak muda cinta Literasi yang kemudian diberi nama komunitas BILAH (Bukittinggi Literasi Anak Hebat). Tujuannya adalah untuk memberikan wadah kepada anak muda kota Bukittinggi untuk dapat menyalurkan dan mengembangkan berbagai bidang minat dan bakat mereka sebagai bentuk pemaknaan dari kegiatan literasi.

Gebyar Literasi Sehari di SMPN 4 Bukittinggi menampilkan, puisi oleh Daffa Nurdiansyah dari SMPN 3 Bukittinggi, Teater Misikal Puisi, Cerita Ekonomi Kreatif dan Acara Literasi Menceritakan Buku Berjudul Dr. Ahmad Mochtar. Selanjutnya Story Telling bertema Malin Kundang, Seni kerawitan, Nasyid dan Solo Song. Gebyar Literasi ini, juga menghadirkan novelis dan penulis pusi minang Soten Radjo Pamoentjak, peraih Anugrah Literasi Tingkat Provinsi Tahun 2021.

(Ophik)

To Top