Deteksi Potensi Bencana Susulan, Tim Gabungan Sisir Aliran Sungai Rangeh

Sungai Rangeh, kaba12 — Deteksi potensi bencana banjir bandang susulan di wilayah Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayua, kecamatan Tanjung Raya, tim gabungan sisir aliran sungai besar yang terpicu banjir bandang Sabtu, (9/12) lalu.

Tim survei lapangan yang dipimpin Kasdim 0304/Agam itu melibatkan berbagai unsur baik dari BPBD Agam, DPUTR, personil TNI-Pori, pemerintah nagari dan warga setempat yang menyisir aliran sungai yang kini dipenuhi batu-batu besar itu.

Penelusuran aliran sungai itu, sebut Bambang Warsito, kepala BPBD Agam sesuai hasil evaluasi bersama pasca dampak bencana banjir bandang yang menyebabkan puluhan rumah warga hancur dan rusak berat, merusak sarana jalan dan insfrastruktur lainnya, bahkan menyebabkan 176 warga harus mengungsi karena rumah mereka rusak akibat terjangan banjir.

Saat ini, ulas Bambang Warsito warga masih mengungsi di kantor Walinagari Bayua yang secara optimal sudah ditangani oleh tim BPBD Agam.

Disebutkan, penelusuran aliran Sungai Rangeh yang terpicu banjir bandang akibat hujan lebat itu, untuk mengantisipasi dampak yang kemungkinan terjadi, termasuk upaya yang harus dilakukan kedepan.

” Mudah-mudahan hasil survei dan deteksi faktual ke lapangan itu bisa memberi gambaran kondisi riil di sepanjang aliran sampai ke hulu sungai, dan tidak ada hal-hal yang bisa memicu kekuatiran kita, ” sebut Bambang Warsito.

Dampak banjir bandang yang beruntun bahkan sempat 3 kali terjadi di wilayah itu, menyebabkan banyak kerusakan bahkan saat ini puluhan warga masih diungsikan ke kantor Walinagari Bayur.

(HARMEN)

0Shares