Kaba Agam

Derai Air Mata Warnai Ponpes Darul Inqilabi, Seminar Parenting Penuh Haru

Seminar parenting penuh haru digelar ponpes Al Quran Darul Inqilabi Lubukbasung.
(Foto : dok.ponpes Inqilabi)

Lubukbasung, kaba12.com — Derai air mata dan suasana haru membungkus kegiatan seminar parenting bertema Seni Berlapang Dada Terhadap Anak Tercinta yang digelar Pondok Pesantren Darul Al-Quran Darul Inqilabi, Lubukbasung, Minggu, (22/1) kemarin.

Seminar yang menghadirkan pemateri Abi Syarbaini, pimpinan Pondok Padi Pusat dan Ummi Yetti buncah dengan isak tangis dan derai mata penuh kesedihan dari para santri ponpes, guru-guru wali murid dan warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Para pemateri sesuai dengan tema yang diusung, sukses membangunkan “kesadaran” para santri, walimurid dan warga yang menghadiri kegiatan itu, betapa luar biasanya kecintaan dan tanggungjawab orangtua pada anak.

Dalam materinya, Abi Syarbaini menyebutkan, mental anak harus dibentuk sejak dini, seperti sebatang pohon besar tapi bengkok, “kenapa bisa bengkok karena dari kecil tidak dirawat dan di pelihara, begitu juga anak kita kalau dari kecil dirawat dan di pelihara Insha Allah anak kita akan berjalan dijalan yang lurus, “ sebutnya.

Disebutkan, pengalaman anak di waktu kecil, tapi 20 tahun kedepan dia akan tahu dan pengalaman itu akan berbekas dihati mereka, jadi anak itu harus dipelihara mulai dari usaha dini. “Jika anak kita terpeleset sesekali berbuat salah itu adalah rahmat Allah, itu adalah cara Allah untuk mengingatkan kita bahwa kita adalah hamba Allah, kegagalan anak itu adalah untuk menguatkan kita untuk mendidik anak, “ ulasnya.

Ditambahkan, saat anak berbuat salah, orangtua harus menyadarkan diri, mana tahu ada yang salah dalam diri sebagai orang tua dimasa lalu, sebagai orang tua orang tua harus sering memaafkan kesalahan sang anak, jangan pernah bosan-bosan menasehati anak dan mengajarkan nilai-nilai agama kepada anak, hati anak itu merasa dihargai dan bahagia apabila dia dihargai pula.

“ Kita harus fokus pada anak upaya bertakwa kepada Allah, usahakan anak kita tidak melanggar syariah, setiap kita memarahi anak ingatlah bahwa anak kita lah yang akan meneruskan sujud kita,anak kita lah penerus kita untuk beramal ibadah. Hal-hal yang akan membawa mereka ke arah kemaksiatan di rumah singkirkan, kita perlu berlapang tapi kalau mereka salah tegur, jangan biarkan karena itu akan menjerumuskan anak, “ ulasnya.

Sementara Hasneril pimpinan Pondok Pesantren Alquran Darul Inqilabi Lubukbasung memberi apresiasi pada para pemateri seminar parenting yang menurutnya sangat luar biasa dalam membangun kesadaran para orangtua dalam mendidik dan membimbing anak, agar menjadi generasi masa depan yang saleh dan bertakwa.

Hasneril berharap, dengan seminar yang digelar, memberi manfaat dalam upaya mendorong optimalnya kegiatan pendidikan agama, yang diawali dari keluarga yang saling memahami posisi dan tanggungjawab, terutama para orangtua dalam mendidik anak, “ kuncinya kesadaran dan kesabaran, “ ulasnya.

Seminar sehari yang digelar ponpes Darul Inqilabi Lubukbasung itu, merupakan bagian dari pembekalan awal dalam rangka penerimaan santri baru di pondok pesantren yang semakin berkembang di Lubukbasung tersebut.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top