DD Nagari Manggopoh Mulai Digarap, Buat Jalan Baru Sepanjang 835 Meter

Manggopoh, kaba12.com — Pemerintah Nagari Manggopoh, kecamatan Lubukbasung mulai manfaatkan dana desa (DD) dengan memulai beberapa kegiatan prioritas tahun 2021.

Selasa,(23/3), jajaran pemerintah nagari Manggopoh bersama warga Labuak Sampik, mulai melakukan kegiatan pra pembangunan jalan baru ruas jalan Labuah Sampik menuju Padang Gajah Mati, Nagari Manggopoh sepanjang 835 meter.

Jelang pelaksanaan kegiatan proyek peningkatan jalan ruas jalan Labuah Sampik menuju Padang Gajah Mati, Nagari Manggopoh, kecamatan Lubukbasung, ratusan warga gelar royong royong massal untuk membersihkan ruas jalan yang akan dikerjakan dengan sistim padat karya tunai desa (PKTD) itu.

Goro massal pra pelaksanaan kegiatan peningkatan jalan digelar di Labuah Sampik, Dusun II Jorong Padang Tongga, Nagari Manggopoh itu diikuti masyarakat setempat yang antusias dengan adanya program peningkatan jalan tersebut, calon pelaksana proyek, walijorong Padang Tongga dan tokoh masyarakat setempat.

Menurut Ridwan Dt.Tumbijo, Walinagari Manggopoh melalui Arief, Kasi.Kesra Nagari Manggopoh, selaku pelaksana kegiatan itu, menyebutkan, kegiatan pra pelaksanaan kegiatan pembangunan ruas jalan itu, merupakan tahapan awal sebelum dimulai pelaksanaan kegiatan yang digelar dengan pola PKTD itu.

Dalam kegiatan pra pelaksanaan itu, hadir Walijorong Padang Tongga sebagai ketua tim pengelola kegiatan, Masrizal, Daweik sebagai sekretaris dan Anggota TPK, pelaksana kegiatan Arif Rahman, dan Bhabinkantibmas Bripka Herman Suhendra dan warga setempat, yang membersihkan ruas jalan yang akan dibenahi tersebut.

Dijelaskan Arief Rahman, kegiatan peningkatan jalan tersebut, dilaksanakan dengan sistem padat karya tunai, yang dimana dilakukan pengalihan pekerjaan mesin ke tenaga manusia, seperti dalam pembentukan badan jalan dan galian drainase yang dikerjakan dengan tenaga manusia.

Ditambahkan, ruas jalan yang akan dikerjakan tersebut sepanjang 835 meter meliputi beberapa item diantaranya pembentukan badan jalan, galian drainase, perkerasan, plat decker, gorong -gorong, TPT pasangan batu kali, dan rabat beton dengan pagu dana Rp. 376.328.729.-

Disebutkan Ridwan Dt.Tumbijo, walinagari Manggopoh, pagu dana yang sudah termasuk pajak tersebut, diyakinkan akan bisa merealisasikan pembangunan ruas jalan yang sudah dirancang tersebut, dan akan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan ekonomi dan sebagai sarana transportasi di kawasan tersebut.

“ Kita berharap, sesuai dengan ketentuan kegiatan dana desa, program pembangunan ruas jalan dengan sistim padat karya tunai itu, bisa segera terealisasi, sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat dalam waktu dekat, “sebut Walinagari Manggopoh itu lagi.

HARMEN

0Shares