Malalak, kaba12.com — Dampak hujan lebat yang melanda wilayah Kabupaten Agam dua hari terakhir mulai memicu musibah.
Di wilayah Malalak dampak hujan lebat sejak Sabtu kemarin menyebabkan ruas jalan Malalak Simpang Tower – Hulu Banda putus total akibat longsoran tanah.
Hingga Minggu, (16/9) jalur jalan itu masih tidak bisa dilewati karena volume longsor yang cukup tinggi.
Upaya pembersihan material longsor berupa tanah, pasir dan pohon tumbang masih dilakukan secara manual oleh aparat kecamatan Malalak dipimpin Camat Rikcy Eka Putra.
Camat Malalak Ricky Eka Putra didampingi staf kantor camat Mantari, menyebutkan, dampak curah hujan yang tinggi sejak Sabtu kemarin mulai memicu longsor di beberapa titik.
Untuk mengatasi dampak longsor, pihaknya sudah menghubungi BPBD Agam dan penanganan darurat dengan peralatan manual sudah dilakukan bersama masyarakat.
” Kita goro bersama masyarakat membersihkan ruas jalan yang tertimbun longsor itu, mudah-mudahan cuaca mendukung, ” sebut Ricky Eka Putra.
Menyikapi kondisi cuaca saat ini, camat Malalak itu menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan longsor atau dampak lain, mengingat mayoritas wilayah Malalak masih banyak yang rawan longsor dan pohon tumbang.
HARMEN
