Tiku, kaba12 — Dampak hujan lebat yang mendera wilayah Kabupaten Agam sejak Jumat,(4/10) siang hingga malam, memicu serangkaian dampak terhadap masyarakat, salah satunya di Jorong Gasan Ketek, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara.
Akibat curah hujan cukup tinggi yang terjadi sejak Jumat siang memicu banjir dan merendam pemukiman warga di Gasan Ketek. Setidaknya tercatat lebih dari 20 rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian 50-100 cm, sehingga menyebabkan sebagian warga harus dievakuasi.

Informasi yang diperoleh kaba12, curah hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mendera wilayah Tanjung Mutiara,menyebabkan aliran sungai di kawasan itu meluap,sehingga memicu banjir di Gasan Ketek yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang rentan banjir.
Kondisi itu dibenarkan Camat Tanjung Mutiara Edo Aipa Pratama dan Kabid.KL BPBD Agam Ichwan Pratama Danda, menyebutkan, dampak curah hujan tinggi sepanjang Jumat menyebab-kan kawasan Gasan Ketek direndam banjir.
Curah hujan yang tinggi, ulas Edo Aipa Pratama, memicu meluapnya sungai kecil yang bermuara ke lepas pantai Tiku, sehingga menyebabkan kawasan pemukiman warga ikut terdampak banjir.

Disebutkan, hingga pukul 20.45 WIB, hujan sudah mulai mereda, dan debit banjir sudah mulai surut, “ warga sudah mulai membersihkan rumah mereka yang terdampak, “sebut Edo.
Camat Tanjung Mutiara yang memantau langsung lokasi kejadian Jumat malam menyebutkan, vulome banjir dengan cepat menyusut saat hujan mulai reda, “ kami masih memantau di lokasi untuk mengantisipasi dampak yang berpotensi dialami masyarakat, “sebutnya.


Dampak curah hujan tinggi juga terlihat di sebagian wilayah Lubukbasung, terutama kawasan yang selama ini rentan terpicu banjir jika curah hujan tinggi, terutama di kawasan Padang Baru, ruas jalan Sudirman, jalur Hilir Pasar Lamo, Lapau Talang, Monggong, kawasan Surau Kariang-Pulai, Ujuang Labuah dan beberapa lokasi lain.
(HARMEN)
