Dampak Bencana Meluas di Tanjung Raya, Penanganan Butuh Tambahan Alat Berat

Lubukbasung,kaba12 — Dampak bencana hidrometeorologi 2025 di wilayah Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam semakin meluas, menyusul serangkaian banjir bandang dan longsor susulan di beberapa titik. Kawasan terparah yang dilanda banjir bandang dan longsor terutama di wilayah Nagari Maninjau dan Sungai Batang, yang saat ini aksesnya masih terkendala dan belum sepenuhnya bisa ditembus.

Saat ini,upaya masyarakat bersama tim gabungan TNI-Polri bersama para relawan, membangun jembatan darurat untuk menghubungkan Maninjau-Bancah dan beberapa titik lain, masih terus dilakukan.

Sementara, kondisi di lapangan, dampak curah hujan yang masih tinggi kerap memicu terjadinya banjir, bahkan Selasa malam, Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang kembali dihantam banjir bandang, yang menyebabkan 2 rumah warga hanyut.

Beberapa tokoh masyarakat setempat, menyebut untuk mengantisipasi ancaman banjir bandang dan longsor susulan, baik di wilayah Jorong Bancah, maupun di Sungai Batang, perlu dilakukan langkah antisipasi segera pengerukan aliran sungai yang berpindah akibat tertimbun material longsor dan banjir bandang.

Warga berharap, ada tambahan pasokan alat berat untuk membantu proses pembersihan material yang kini menutupi aliran sungai, jalur jalan dan pemukiman warga, “setidaknya ada tambahan 3 alat berat lagi di Nagari Maninjau dan Sungai Batang, untuk percepatan dan mengantisipasi musibah susulan, “sebut Rudi Yudistira, tokoh masyarakat setempat.

Hal itu, sudah disampaikan pihaknya bersama para tokoh masyarakat,pada pihak terkait, karena warga di wilayah itu sudah sangat kuatir dengan potensi bencana susulan, apalagi curah hujan masih terus meningkat, bahkan beberapa kali, sudah terjadi banjir bandang dan longsor susulan.

(HARMEN)

0Shares