Bupati Agam Bereaksi Keras, Pimpinan Jika Tak Sanggup, Mundur

Lubukbasung,kaba12 — Bupati Agam H.Beni Warlis bertegas-tegas pada seluruh ASN dan Kepala OPD Pemkab.Agam untuk betul-betul menjalankan tugas dengan baik, sesuai tugas dan tanggungjawab yang diemban.

Bahkan, jika tidak sanggup dan tidak bisa optimal dalam menjalanan tugas yang diamanahkan, para pejabat disarankan untuk “angkat bendera putih”alias mundur dari jabatannya dengan baik-baik.
Hal itu ditegaskan Bupati Agam seperti disampaikan Sekab.Agam H.Edi Busti dalam Jumpa Pers yang digelar bersama kalangan media di ruang rapat Bupati Agam, Kamis, (10/4).

Pernyataan keras dan tegas Bupati Agam itu, disebutkan Sekab.Agam H.Edi Busti , menyikapi kasus yang terjadi menimpa “anak “Pemkab.Agam, yakni personil Satpol.PP Agam yang mengalami luka-luka serius dikeroyok massa saat menertibkan kegiatan malam hiburan yang digelar di Banda Baru.

Sekab.Agam itu mengurai sekelumit rangkaian masalah yang mencuat pasca personil Satpol.PP Agam itu jadi korban pengeroyokan massa, baik koordinasi, perhatian dan kepedulian yang mestinya dilakukan pimpinan lembaga yang menaungi Satpol.PP Agam.

Pasalnya, setelah mencuat pemberitaan di kaba12, dirangkai informasi yang diperoleh pimpinan daerah, Bupati Agam langsung bereaksi dengan mendatangi kediaman Joni Putra untuk membezuk yang bersangkutan di kediamannya di Batu Palano. Usai Bupati, Sekab.Agam itu juga membezuk korban termasuk camat Lubukbasung bersama kaba12.

Usai dari kediaman Joni Putra, Bahkan,Bupati Agam langsung memanggil para pejabat terkait termasuk unsur pimpin Satpol.PP Agam, “bupati meminta dilakukan evaluasi termasuk pembenahan sistim operasi dan melanjutkan penertiban berbagai tindak penyakit masyarakat sesuai ketentuan Perda 01 tahun 2001. Bahkan, bupati bertegas-tegas,jika tidak sanggup mundur,” ulas Sekab.Agam Edi Busti.

Dijelaskan Edi Busti, sesuai instruksi Bupati Agam, saat ini pihaknya langsung mengkoordinir proses evaluasi dan pembenahan, tidak hanya sistim operasi lapangan yang harus dilakukan, koordinasi dan perhatian termasuk perlindungan terhadap personil yang bekerja di lapangan, “istilah pak Bupati, mereka itu anak kita ( para ASN dan apatur Pemkab.Agam ) , “sebutnya.

Namun, menjawab kaba12, terkait sikap Kepala Dinas Satpol.PP – Damkar Agam M.Arsyid, dengan pernyataan keras bupati Agam itu , apakah mengundurkan diri dari jabatannya atau posisinya dievaluasi, Sekab.Agam menegaskan, pihaknya belum memperoleh sikap resmi, termasuk untuk evaluasi jabatan, masih menunggu instruksi Bupati Agam.

(HARMEN)

0Shares